Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Siap-siap! Mesin ATM di Bali Dinonaktifkan Mulai 2 Maret 2022

Mesin ATM di Bali Dinonaktifkan Mulai 2 Maret 2022- inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Sarana penarikan tunai dan kegiatan transaksi lainnya di Bali dengan menggunakan mesin ATM, secara bertahap akan nonaktif. Hal ini berlaku mulai 2 Maret 2022 pukul 12.00 Wita. Upaya ini terkait dengan peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1944.

“Layanan anjungan tunai mandiri (ATM) akan kembali beroperasi normal mulai 4 Maret 2022 pada pukul 06.00 Wita.” Demikian kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho di Denpasar, Senin (28/2/2022).

Tetapi untuk layanan perbankan yang berbasis elektronik atau digital seperti mobile banking tetap beroperasi seperti biasanya. Asalkan,  sepanjang sarana jaringan komunikasi atau internet menunjang.

Baca juga
Geopolitik Rusia-Ukraina Buat Saham-saham Komoditas Jadi Perburuan

Selain itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali memperingati kesucian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1944. Begitu juga dengan perbankan se-Provinsi Bali. Karena itu, BI dan perbankan melakukan penyesuaian waktu layanan operasional.

KPwBI Provinsi Bali tidak melakukan kegiatan operasional dari 2-4 Maret 2022. Oleh karena itu, layanan penarikan dan penyetoran kas perbankan, serta kegiatan pertukaran warkat debet (cek/bilyet giro) ditiadakan.

Selanjutnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali akan kembali membuka layanan seperti biasanya pada 7 Maret 2022.

Dalam masa pandemi COVID-19, Trisno kembali mengimbau masyarakat untuk selalu tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tetap berhati-hati dalam bertransaksi pembayaran.

Baca juga
Idul Fitri 1443 H, Bank Mandiri Siapkan Duit Cash Rp28 Triliun

“Ingat berhati-hati dalam bertransaksi pembayaran secara tunai maupun non tunai dengan selalu menjaga kerahasiaan informasi pribadi seperti username, password, PIN, serta kode OTP (one time password),” kata mantan Kepala KPwBI DKI Jakarta itu.

Selain itu, Trisno semakin mendorong penggunaan pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) karena transaksi nirsentuh ini sejalan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Tinggalkan Komentar