Rabu, 25 Mei 2022
24 Syawal 1443

SIG Siap Sukseskan Kementerian BUMN Jalankan Inisiatif Dekarbonisasi

SIG Siap Sukseskan Kementerian BUMN Jalankan Inisiatif Dekarbonisasi

PT Semen Indonesia (Persero/SIG) Tbk mendukung Kementerian BUMN mewujudkan komitmen Pemerintah Indonesia meraih net zero carbon emission pada 2060.

Komitmen SIG ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Kajian Implementasi Dekarbonisasi dalam Rangka Mendukung Program Netral Karbon 2060 dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero/BKI).

Penandatangan MoU dilakukan Direktur Utama SIG, Donny Arsal dengan Direktur Utama BKI, Rudiyanto, disaksikan Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/2/2022). Selain SIG, penandatanganan MoU juga dilakukan oleh BKI dengan sejumlah BUMN diantaranya Pertamina, PLN, Perum Perhutani, Pupuk Indonesia, MIND ID, PTPN, dan EMI.

Baca juga
Foto: Volume Pengiriman Lion Parcel Meningkat 30%

Pada Kamis (10/2/2022), Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, dalam operasionalnya, SIG telah melakukan inisiatif penurunan emisi karbon. Pada 2021, SIG telah melakukan beberapa program kerja utama yang merupakan bagian dari SIG Sustainability Initiatives untuk mendukung upaya penurunan emisi karbon. “Program-program kerja utama tahun 2021 tersebut diantaranya adalah penurunan clinker factor, peningkatan pemakaian alternative fuel dan efisiensi energy (listrik dan thermal),” papar Vita.

Menurutnya, upaya lain yang dilakukan SIG dalam mendukung penurunan emisi karbon adalah implementasi renewable energy berupa solar panel. “SIG telah menyelesaikan pilot project solar panel 10 kW yang terpasang di beberapa plant yaitu Ghopo-Tuban, Semen Padang dan Semen Tonasa dan telah beroperasi dengan baik menghasilkan energi listrik yang dimanfaatkan pada peralatan pabrik,” kata Vita.

Baca juga
Meski 2021 Ada Corona, Laba Bersih Bank Danamon Melejit 56 Persen

Perseroan, lanjutnya, melakukan pengendalian emisi yang dihasilkan dari proses produksi, melalui pemanfaatan teknologi sistem electrostatic precipirator, conditioning tower, dan bag filter di pabrik untuk mengelola emisi debu. SIG juga memanfaatkan panas gas buang dari proses pembakaran sebagai pembangkit listrik dengan teknologi Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Tuban dan Indarung.

“SIG juga memanfaatkan sampah kota yang sebelumnya telah diolah menjadi Refused Derived Fuel (RDF) sebagai energi alternatif pengganti batu bara di Pabrik Narogong dan Cilacap. Pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif ini merupakan solusi untuk pengelolaan lingkungan masyarakat yang lebih baik,” ungkap Vita.

Tinggalkan Komentar