Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Silvio Berlusconi dan Nyala Tekad AC Monza Raih Scudetto Musim 2022/2023

Selasa, 05 Jul 2022 - 12:31 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Silvio Berlusconi menyaksikan perayaan promosi bersejarah AC Monza ke Serie A dalam 110 tahun (Foto Gettyimages)
Silvio Berlusconi menyaksikan perayaan promosi bersejarah AC Monza ke Serie A dalam 110 tahun (Foto Gettyimages)

Tekad AC Monza sebagai klub promosi baru di Liga Italia untuk meraih scudetto mungkin bak kisah dongeng. Akan tetapi, Silvio Berlusconi sebagai pemiliknya bukan sosok sembarangan. Politikus itu punya reputasi besar selama memimpin AC Milan. Selama 31 tahun, dia mengantarkan AC Milan memenangi 29 trofi. Menurut Forbes 2021, ia adalah pemilik klub sepak bola terkaya di Italia dan kesembilan di dunia dengan kekayaan 7,6 miliar dollar Amerika Serikat atau Rp 114 triliun.

AC Monza sebagai klub asal wilayah Lombardia di utara Italia itu baru pertama kali promosi ke Seri A sejak klub tersebut berdiri pada 1 September 1912. Namun, dengan sentuhan Berlusconi, klub berjuluk “I Biancorossi” alias Si Putih-Merah bisa menjadi kejutan Liga Italia musim 2022/2023.

Berlusconi yang sukses memimpin raksasa Italia, AC Milan selama 1986-2017 berambisi menularkan kesuksesan itu kepada AC Monza yang ia akuisisi sejak 28 September 2018. Perdana Menteri Italia periode 1994-2011 itu mulai menunjukkan tekad besarnya di awal jendela bursa transfer musim panas ini.

Mau Rekrut Icardi dan Dybala

Setelah mendatangkan sejumlah pemain berpengalaman di Liga Italia, kabar terbaru Berlusconi yang bekerja melalui adiknya Paolo Berlusconi sebagai Presiden AC Monza dan rekan selama memegang AC Milan, Adriano Galliani selaku CEO AC Monza coba mendatangkan duo bintang Argentina. Kedua pemain itu adalah penyerang klub Paris Saint-Germain (PSG) Mauro Icardi dan penyerang yang baru bebas transfer dari Juventus, Paolo Dybala.

Kabar itu menjadi isu sepak bola hangat di “Negeri Spageti” dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga
PM Inggris Boris Johnson Akhirnya Mundur

Apalagi isu itu menjadi heboh karena pernyataan jurnalis sepak bola sekaligus pakar isu transfer asal Italia, Gianluca Di Marzio. Dalam laman resminya, Sabtu (2/7/2022), Di Marzio mengatakan, Monza bermimpi untuk menduetkan Icardi dan Dybala di lini depannya usai gelombang pertama fase transfernya.

Sejauh ini, Monza sudah merekrut empat pemain penting yang cukup berpengalaman di Liga Italia, yakni bek Andrea Ranocchia yang didatangkan gratis dari Inter Milan pada 21 Juni lalu, kiper Alessio Cragno yang dipinjam dengan opsi pembelian dari Cagliari (per 27 Juni), bek Andrea Carboni yang dibeli dengan mahar 4 juta Euro atau Rp 62,71 miliar dari Cagliari (per 30 Juni), dan gelandang Stefano Sensi yang dipinjam dari Inter (per 2 Juli).

Dengan pengalaman bermain di level tertinggi sepak bola Italia dan tiga di antaranya pernah memperkuat timnas Italia, empat pemain baru itu diharapkan mampu membantu Monza bersaing di Liga Italia. Akan tetapi, duo Berlusconi dan Galliani tampaknya tidak puas sampai di situ.

AC Monza
Para pemain AC Monza merayakan promosi bersejarah pertama AC Monza ke Serie A dalam 110 tahun sejarahnya di U-Power Stadium Brianteo pada Rabu (31/05/2022) di Monza, Italia( foto Gettyimages)

Bahkan, Galliani kabarnya mulai melakukan kontak dengan istri sekaligus agen Icardi, Wanda Nara untuk membawa penyerang nomor sembilan itu ke Stadion Brianteo, kandang Monza. Duo Berlusconi dan Galliani coba memanfaatkan celah nasib tidak jelas Icardi di PSG.

Baca juga
Minyak Goreng Raib, Ekonom: Sejak Zaman Romawi Kuno Pengaturan Harga selalu Gagal

Sejak dibeli permanen dari Inter pada musim 2020/2021, Icardi sulit mendapatkan tempat di skuad utama PSG. Pemain berusia 29 tahun itu pun tidak menjadi bagian proyek PSG musim depan. Maka itu, kalau tidak ada klub yang mau meminang, ia bisa Monza dapatkan dengan mekanisme pinjaman.

”Klub Galliani dan Berlusconi berharap di hari-hari terakhir bursa transfer, jika Icardi belum menemukan solusi lain dan PSG menyumbang gaji, kemungkinan memboyong mantan pemain Inter itu ke Brianza (daerah asal Monza) akan terbuka,” tegas Di Marzio.

Hal itu turut jadi sorotan jurnalis sepak bola dan pakar isu transfer asal Italia lainnya, Fabrizio Romano.

”Monza benar-benar berusaha untuk mengontrak Icardi. Ini anggapanya lebih dari kesepakatan yang rumit tetapi Galliani memiliki kontak langsung dengan Nara untuk menanyakan tentang situasi Icardi,” tulis Romano dalam akun Twitter resminya, Sabtu (02/07/2022).

Selain Icardi, Monza juga menyiapkan operasi mustahil lainnya, yakni mendatangkan Dybala yang belum jua mendapatkan peraduan baru. Namun, dengan pengalaman duet Berlusconi dan Galliani dalam pasar transfer selama di AC Milan, operasi itu tidak menutup kemungkinan terjadi.

Baca juga
Inter dan AC Milan Menang, Penentuan Scudetto sampai Laga Pamungkas

”Ada lagi mimpi mustahil Berlusconi dan Galliani, mereka ingin membentuk pasangan Icardi dengan Dybala. Galliani menghubungi agen Dybala dan menegaskan Monza tertarik kepada Dybala. Urusan ganda yang sulit tetapi coba Monza bangun,” ungkap Di Marzio.

Tidak hanya jadi pelengkap

Sky Sport Italia melaporkan, Galliani menelepon agen Dybala pada Jumat (1/7). Galliani menegaskan, jika pemain berjuluk “La Joya” itu tidak mencapai kesepakatan dengan klub mana pun.

Monza ia katakan akan siap dan maju mendekat untuk merekrutnya.

Pasca Monza menang agregat 6-4 (2-1, 4-3) atas Pisa dalam final play-off promosi dari Seri B ke Seri A 2021/2022, 29 Mei 2022, Silvio Berlusconi mengisyaratkan Monza tidak akan hanya mampir di Liga Italia.

Politikus itu ingin AC Monza jadi papan klub atas Liga Italia dan menjadi juara baru Italia cepat atau lambat.

”Tujuan kami adalah melakukan semuanya dengan baik di Seri A, ke bagian atas klasemen,” ujarnya menukil Corriere dello Sport.

 

Tinggalkan Komentar