Sabtu, 26 November 2022
02 Jumadil Awwal 1444

Sindiran Ganjar Soal Guru Agama di Jakarta Dinilai Bikin Malu Dirinya Sendiri

Rabu, 28 Sep 2022 - 20:03 WIB
Ganjar
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memamerkan program pemberian dana kepada guru agama di Jawa Tengah dan menyinggung Pemprov DKI Jakarta yang menurutnya mengantongi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) lebih besar.

“Guru agama semua di Jawa Tengah kami subsidi selama satu tahun di periode saya yang kedua. Guru agamanya, bukan rumah ibadahnya. Rumah ibadahnya sudah terus menerus meskipun tidak semuanya, karena kami tidak kaya, sekaya yang lain,” ujar Ganjar dalam sebuah video yang diunggah di akun Twitter @usuludin321.

“Maka kalau Pak Hano ngambil kayak yang di Jakarta, mohon maaf, karena contohnya konkret tadi, apakah pengajar agama mendapatkan bantuan dari pemerintahnya yang cukup kaya raya itu? Mohon maaf, mohon maaf,” sambungnya.

Baca juga
Kalahkan Pasangan Malaysia, Fajar/Rian Melaju ke Final Swiss Open 2022

Sindiran yang dilontarkan Ganjar dinilai tak berdasar, sebab Pemprov DKI Jakarta justru mengalokasikan dana jumbo bernilai Rp400 miliar untuk diberikan kepada guru agama di DKI Jakarta di tahun 2020. Bahkan, perhatian Anies kepada guru agama diberikan apresiasi oleh Menteri Agama.

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menyayangkan pernyataan Ganjar yang sengaja menyerang Anies tanpa didasarkan data dan fakta bahkan justru membuat malu dirinya sendiri.

“Bisa saja kritikan Ganjar itu menjadi catatan tersendiri, evaluasi untuk Anies kita tahu Anies juga prestasi yang jauh lebih baik dibandingkan Ganjar Pranowo,” kata Ujang kepada Inilah.com, Rabu (28/9/2022).

Baca juga
Tanggapi Survei LSI Denny JA, Politisi Golkar: Posisi Airlangga Capres!

Bahkan, ungkapan Ganjar hanya ditujukan untuk mendiskreditkan Anies karena Ganjar merasa tersaingi Anies dalam memimpin sebuah provinsi.

“Kelihatannya sekarang sudah masuk tahun politik ya. Antar calon presiden antar politisi itu akan bersinggungan, kritik mengkritik. Saya melihatnya komentar Ganjar itu sebuah kesengajaan tapi sesuatu yang biasa saja,” jelasnya.

Ujang meyakini, Anies takkan menanggapi serangan Ganjar, sebab gerakan serampangan Ganjar merupakan contoh akrobatik politik yang hanya bertujuan untuk menjatuhkan Anies.

“Tak ada salahnya Anies mencari kesalahan Ganjar Pranowo, tapi Anies tidak akan melakukan, Anies sifatnya tidak ingin mengomentari kebijakan kepala daerah lain. Ganjar ini bagian dari kesengajaan untuk mengkritisi kebijakan kepala daerah lain,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar