Jumat, 02 Desember 2022
08 Jumadil Awwal 1444

Singapura Resmi Cabut Aturan Pakai Masker

Senin, 29 Agu 2022 - 22:42 WIB
Singapura Masker
(foto: The Straits Times)

Pemerintah Singapura, pada Senin (29/8/2022), resmi mencabut aturan wajib menggunakan masker di ruang publik terbuka maupun tertutup sebagai bagian dari protokol kesehatan pandemi COVID-19.

Dengan demikian, kini penduduk Singapura sudah tidak diwajibkan lagi menggunakan masker di area terbuka maupun tertutup.

Walau begitu, Wakil Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, mengatakan warga masih diwajibkan memakai masker di transportasi publik dan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik.

Wong menyebut penggunaan masker masih diwajibkan di kedua tempat itu karena ‘merupakan area penting, di mana layanan penting dilakukan dalam kondisi tertutup dan penuh, dan sering digunakan masyarakat rentan’.

Baca juga
Kasus Omicron Bertambah, Total jadi 318 Orang di Indonesia

Seperti diwartakan Channel News Asia, Senin, masker juga masih wajib dipakai di sejumlah transportasi publik, yakni MRT, LRT, dan bus publik, pun di stasiun-stasiunnya. Namun, Wong menyampaikan warga tak perlu menggunakan masker di bandara dan persimpangan bus yang memiliki ventilasi alami.

Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan bahwa penggunaan masker juga bakal tak diwajibkan di transportasi privat, seperti taksi, bus sekolah, dan layanan bus privat. Meski begitu, wajib masker masih diterapkan di fasilitas kesehatan, ambulans, panti jompo, dan rumah penyandang disabilitas.

Tak hanya itu, Kementerian Kesehatan Singapura menyampaikan penggunaan masker masih diwajibkan di beberapa bisnis tertentu, seperti gerai makanan.

Baca juga
Serahkan Bantuan BT-PKLWN, Airlangga Harap Kemiskinan Ekstrem Dekati 0 Persen di 2024

“Penggunaan masker menjadi cara yang efektif untuk mencegah penyakit,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Singapura.

Berdasarkan pantauan The Straits Times, terlihat semakin banyak warga yang beraktivitas tak menggunakan masker per hari ini lantaran sekarang penggunaan masker di ruang tertutup dan terbuka menjadi tidak wajib.

Namun, sebagian orang masih banyak yang mengenakan masker dan membawa masker mereka karena masih ada beberapa tempat yang mewajibkan warga mengenakan masker.

Selama dua tahun lebih Singapura mewajibkan penggunaan masker di ruang tertutup dan terbuka. Langkah itu sebagai bagian dari upaya negara kota tersebut meredam penularan COVID-19.

Baca juga
Kemenkes Tegaskan Varian Baru R.1 Belum ada di Indonesia

Singapura menjadi salah satu negara sukses menangani pandemi COVID-19 karena mampu meredam angka penularan dan kematian dengan sistem kesehatan canggih dan pelacakan kontak yang ketat.

Tinggalkan Komentar