Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Singgung Agama dan Nasionalisme, Said Aqil: Betapa Mahalnya Naskah UUD 1945

Rabu, 22 Des 2021 - 11:25 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Screenshot (309) - inilah.com
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menceritakan pengalamannya selama belasan tahun bermukim di Arab Saudi.

Hal itu disampaikan Said Aqil dalam pidato di Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung.

Kiai Said menyinggung soal nasionalisme dan agama. Selama tinggal di Arab Saudi, dirinya mengaku menghayati arti NU untuk Indonesia dan dunia.

Menurut alumnus Universitas Ummul Quradi Mekkah ini, agama sedari awal tidak menjadi unsur aktif dalam mengisi makna nasionalisme di Arab Saudi.

“Bila anda membaca sejarah dan naskah konstitusi negara Arab, anda akan segera tahu betapa mahal dan berharga naskah pembukaan UUD 1945 yang kita punyai,” kata Kiai Said di Pesantren Darussaadah, Lampung, Rabu (22/12/2021).

Baca juga
Erdogan Kunjungi Arab Saudi, Perbaiki Hubungan Setelah Kasus Pembunuhan Khashoggi

Menurutnya, di Arab Saudi pejuang nasionalis bukan pejuang agama. Begitu pun sebaliknya, pejuang agama bukan nasionalis.

“Sebagai akibatnya nasionalisme dan agama sering kali bertentangan lalu lahirlah satu demi satu konflik sektarian,” ungkapnya.

Sedangkan di Indonesia, pejuang Islam dalam waktu yang sama adalah pejuang nasionalis. Hal tersebut, kata Kiai Said, ditunjukkan oleh pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari.

Muktamar ini juga akan memutuskan Ketua Umum organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Selain Kiai Said, kandidat kuat calon pimpinan NU adalah Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Tinggalkan Komentar