Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Sinyal Reshuffle Menguat, Zulhas Disebut Masuk Kabinet

Selasa, 14 Jun 2022 - 19:33 WIB
114 - inilah.com
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melambaikan tangan usai memberikan sambutan pada acara silaturahmi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Plataran Senayan, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). Zulhas dikabarkan masuk dalam kabinet. Foto: Antara

Sinyal perombakan kabinet (reshuffle) yang bakal dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menguat. Pasalnya Jokowi mengumpulkan sejumlah ketum parpol disusul sejumlah menteri ke Istana pada Selasa (14/6/2022) petang ini.

Informasi yang berkembang menyebutkan, Jokowi bertemu Ketum Nasdem Surya Paloh pagi tadi. Disusul Ketum Gerindra Prabowo Subianto, yang menjabat menhan pada periode kedua pemerintahan Jokowi ini.

Kabar reshuffle sempat diungkapkan Mensesneg Pratikno pada pekan lalu. Pratik mengatakan reshuffle bakal dilakukan pada 15 Juni 2022. Namun Presiden Jokowi membantah pernyataan pembantunya itu.

Adanya pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi dengan sejumlah ketum parpol disusul beberapa anggota kabinet dan mantan pejabat seperti eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto memperkuat kembali kepastian rotasi jabatan menteri. “Baru saja (dipanggil), makanya saya ngebut,” kata Hadi ketika menjawab pertanyaan.

Adapun sejumlah menteri yang tampak mendatangi Istana Kepresidenan, yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Wakil Menteri ATR/BPN Surya Tjandra, dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Kedatangan Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) ke Istana turut memperkuat spekulasi Jokowi merombak kabinet. Kedatangan Zulhas ke Istana dikonfirmasi oleh Waketum PAN Yandri Susanto. “Sekarang sedang di Istana,” kata Yandri.

Baca juga
Menkes: Presiden Jokowi Akan Umumkan Langsung Mekanisme 'Booster' Vaksin COVID-19

Sebelumnya, politisi PAN, Drajad Wibowo menyebutkan, Jokowi bakal merombak kabinet pada Rabu (15/6/2022) yang disebutnya bertepatan dengan Rabu Pahing, Wuku Kuningan. Dia mengaku mendengar informasi Zulhas bakal menjabat menteri.

“Saya tidak tahu benar tidaknya. Yang jelas sahabat saya itu belum bicara soal reshuffle,” kata dia.

Dia melanjutkan, selain satu slot menteri, PAN bakal mendapat satu jabatan wakil menteri (wamen). “Spekulasi sekarang ini bahkan menyebut akan ada nama besar yang diberhentikan dari kabinet, yang mungkin akan memicu efek domino politik nasional,” ujar Ketua Dewan Pakar PAN.

Sejumlah menteri yang ditanyai soal kepastian reshuffle seperti Airlangga Hartarto dan Luhut Pandjaitan mengaku tidak mengetahui agenda itu. Namun Wakil Ketua Umum (Waketum) PKB Jazilul Fawaid mengaku mendengar informasi PAN bakal mendapat pos Menteri ATR/BPN.

“Untuk pastinya lebih baik tunggu pengumuman resmi,” kata Jazilul.

Waketum PAN Yandri Susanto menegaskan partainya menghormati keputusan Jokowi nantinya. PAN siap jika kepala negara menunjuk kader duduk menjadi anggota kabinet.

Yandri juga menegaskan, PAN menjagokan Zulhas masuk kabinet. “Pak Zul prioritas,” kata Yandri di Kantor DPP PAN.

Tinggalkan Komentar