Soal Kelangkaan Solar, DPR Sebut Ada Penimbunan, Pertamina Bilang Permintaan Banyak

Soal Kelangkaan Solar, DPR Sebut Ada Penimbunan, Pertamina Bilang Permintaan Banyak - inilah.com
(ist)

Terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) Solar disejumlah daerah mengingatkan kembali pada kelangkaan Premium yang pada akhirnya ‘digantikan’ BBM Pertalite. Timbul pertanyaan, apakah kelangkaan Solar ini juga akan berdampak pada pergantian BBM jenis ini.

Menanggapi itu, anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto mengatakan kelangkaan BBM Solar di sejumlah daerah karena permainan mafia BMM yang melakukan aksi penimbunan bahan bakar.

“Saya tidak melihat demikian, yang saya amati maraknya penimbunan, penyimpanngan, dan managemen quota dan distribusi. Solar tetap barang subsidi,” kata Mulyanto kepada Inilah.com, Minggu (24/10/2021).

Wakil Ketua Fraksi PKS itu meminta pemerintah bertindak cepat dan tidak menganggap sepele kelangkaan Solar ini. 

Baca juga  Foto: Mulai 13 November Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi Bisa Ditilang dan Denda hingga Rp500.000

“Pemerintah cq. BPH Migas harus meningkatkan pengawasan. Sebagai lembaga yang berwenang atas pengaturan dan pengawasan BBM, BPH Migas harus bertanggungjawab. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut dan membuat masyarakat panik,” ujar Mulyanto.

Mulyanto menambahkan, pemerintah harus menjelaskan ke publik terkait jumlah cadangan BBM termasuk kuota BBM yang tersisa di bulan Oktober ini.  Sehingga masyarakat tenang atas cadangan BBM nasional.

Dia juga meminta pemerintah, Pertamina dan BPH Migas melakukan penguatan sistem audit BBM. 

“Misalnya memberlakukan sistem pembayaran subsidi dihitung berbasis jumlah BBM yang keluar dari nozel digital di SPBU, bukan direkap di depo BBM berbasis DO. Dengan sistem audit ini akan semakin jelas, bahwa yg dibayar sebagai BBM subsidi hanyalah BBM yang diterima masyarakat yang berhak melalui nozel digital,” ujar Mulyanto.

Baca juga  Ini Poin yang Dianggap Tidak Jelas dalam Permendikbudristek No.30 No. 2021

Seperti diketahui, Pertamina mempunyai tiga jenis BBM jenis Solar, yakni Bio Solar, Dexlite, dan Pertamina Dex. Harga Solar dijual rata-rata Rp5.000, Dexlite dijual seharga Rp9.500 dan Pertamina Dex mulai dari Rp11.000. 

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengakui terjadi kelangkaan BBM Bio Solar. Ia menyebut kelangkaan BBM Bio Solar disebabkan karena terjadinya peningkatan permintaan.

Tinggalkan Komentar