Senin, 05 Desember 2022
11 Jumadil Awwal 1444

Soal Keretakan dengan KSAD, Panglima TNI Akui Tak Pernah Beda Visi

Selasa, 06 Sep 2022 - 12:02 WIB
Penulis : Anton Hartono
Panglima tni andika ksad dudung effendi - inilah.com
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman - (Foto: ist)

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengaku tidak pernah berbeda visi dan pendapat dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Hal ini disampaikan menanggapi pernyataan anggota Komisi I Effendi Simbolon soal isu keretakan di antara keduanya.

“(Berbeda visi dan pendapat) Dari saya tidak ada, karena semua yang berlaku sesuai peraturan perundangan tetap berlaku selama ini,” ujar Andika.

Sementara itu Anggota Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono pun mengaku tidak pernah mendengar isu ketidakharmonisan antara Jenderal Andika Perkasa dengan Dudung.

“Itu kan pandangan pribadinya pak Effendi Simbolon. Saya tidak pernah melihat perseteruan apapun,” kata Dave.

Baca juga
Tiga Jam Rapat Tertutup, DPR Setujui Laksamana Yudo Margono Jadi Panglima TNI

Justru menurutnya, antara Andika dan Dudung terlihat solid dan kompak dalam menjalankan tugas mereka masing-masing. Bahkan saling mendukung satu sama lain.

“Saya yakin semua prajurit TNI, apalagi Panglima TNI dan KSAD saling mendukung karena kita semua mengabdi pada konstitusi untuk rakyat, bukan kepentingan pribadi,” ujarnya.

Karena itu Dave berharap kepada Jenderal Andhika untuk terus bekerja dan tidak terprovokasi isu-isu yang tidak valid.

“Harapannya para pemimpin TNI ini terus bekerja dengan baik, mengabdikan diri sepenuh jiwanya menjaga kedaulatan negara,” pungkas Dave.

Sebelumnya, isu ketidakharmonisan antara Jenderal Andika Perkasa dan Jenderal Dudung mengemuka saat rapat soal anggaran antara Kementerian Pertahanan dan TNI dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta pada Senin (5/9/2022) kemarin.

Baca juga
Selepas Pelantikan, Yudo Langsung Dihadapkan Segudang Persoalan TNI

Isu ini mengemuka ketika anggota Komisi I Effendi Simbolon menyinggungnya terkait ketidakhadiran Dudung dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ketika rapat digelar.

Tinggalkan Komentar