Kamis, 30 Juni 2022
01 1444

Soal Koalisi, NasDem Tak Takut Ketinggalan Kereta

Jumat, 17 Jun 2022 - 18:18 WIB
Screenshot 20220617 172935 - inilah.com
Rakernas NasDem yang digelar selama 15-17 Juni 2022 bakal merekomendasikan tiga nama kandidat capres. NasDem belum fokus membangun koalisi. Foto: Antara

Partai NasDem tidak takut ketinggalan kereta, melihat parpol lain sudah membentuk koalisi. Tak terkecuali PKB-PKS yang sedang mengadakan penjajakan membentuk Koalisi Semut Hitam dengan menggandeng Demokrat.

Waketum Partai NasDem, Ahmad Ali menyebutkan, partainya mengapresiasi apabila ada poros baru karena membuka alternatif  capres-cawapres lebih dari dua pasangan. NasDem tidak merasa kalah cepat dari parpol lain yang sudah melakukan penjajakan.

“Nasdem tidak akan pernah merasa ditinggalkan oleh partai lain. Insya Allah yang akan kami tawarkan adalah putra terbaik negeri dan pastinya akan kami tawarkan kepada partai koalisi, sebagai daya tawar untuk sama sama mengusulkan nama tersebut,”Ahmad Ali pada sela-sela Rakernas Nasdem yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Baca juga
Belum Penuhi Syarat Usung Capres, PKS-PKB Lirik Demokrat

Ali melanjutkan, NasDem fokus pada menjaring sosok capres yang bakal diusung terlebih dulu sebelum menentukan koalisi. Apabila sosok capres ditetapkan, NasDem bakal mencari rekan koalisi untuk memastikan tiket mengusung capres.

Dengan demikian, Ali mengingatkan, pentingnya agenda rakernas yang digelar partai karena salah satunya menetapkan tiga nama usulan capres dari 34 DPW NasDem. “Bisa jadi koalisi yang terbentuk saat ini memiliki figur yang sama dengan yang kita tawarkan. Dan kemudian kita bisa bersama-sama dengan figur yang kita usung saat ini,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengaku, partai berlambang Mercy ini sedang menjalin komunikasi politik dengan PKS-PKB. Demokrat merasa memiliki kesamaan platform untuk bergabung dalam poros tersebut, apalagi pernah bekerja sama selama dua periode pemerintahan Presiden SBY.

Baca juga
Nasdem Sebut Mendagri Tidak Transparan Tunjuk Pj Kepala Daerah

“Apalagi kita pernah sama-sama dalam pemerintahan pada periode 2004-2014,” kata Herzaky.

 

Tinggalkan Komentar