Soal Latar Belakang Pendidikan, Menkopolhukam Diminta Turun Tangan

Soal Latar Belakang Pendidikan, Menkopolhukam Diminta Turun Tangan - inilah.com
Soal Latar Belakang Pendidikan Jaksa Agung, Menkopolhukam Diminta Turun Tangan
Pengamat
Hukum Erwin Natosmal Oemar berharap ada klarifikasi terkait isu
perbedaan informasi latar belakang pendidikan Jaksa Agung, ST
Burhanuddin yang memunculkan polemik. 

Meski
pihak Puspenkum Kejagung sudah mengklarifikasi namun jejak digital
informasi pendidikan yang menuliskan lulusan UI-Undip sang Adhyaksa
Utama tersebut masih tersisa website resmi kejaksaan.
“Jaksa
Agung harus klarifikasi secara pribadi, seperti mendapatkan ijazah yang
asli dari mana, dan kenapa ada perbedaan antara informasi di publik dan
akademik di Unsoed?,” ujar Erwin kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).
Persoalan perbedaan data pendidikan Jaksa Agung ini merupakan permasalahan yang serius dan mempengaruhi kredibilitas Kejaksaan.”Menkopolhukam harus
melakukan penyidikan independen untuk memastikan kenapa dan alasan
perbedaan informasi itu terjadi,” katanya. 
Erwin
mengatakan bahwa investigasi tersebut juga meliputi asal mula dari mana
pihak Puspenkum menerima informasi itu dan kenapa pembiaran itu
dilakukan. 
Bahkan jika
membuka buku Laporan Tahunan Kejaksaan tahun 2012 yang telah dicetak dan
disebarluaskan, maka pada bagian profil pimpinan akan ditemukan ST
Burhanudin,  saat itu menjabat sebagai Jamdatun, dengan latar belakang
pendidikan yang sama dengan versi website. Artinya pembiaran telah
dilakukan selama bertahun-tahun dan yang bersangkutan diduga tidak
memiliki niat untuk melakukan klarifikasi. 
“Sementara
itu, untuk universitas yang diklaim sebagai almamaternya, membuat
klarifikasi secara resmi terkait info yang berkembang di publik,” kata
Erwin.
Sebelumnya Kepala
Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer
Simanjuntak mengatakan bahwa jenjang latar belakang pendidikan ST
Burhanuddin sesuai dengan yang ada di buku pidato pengukuhan
profesornya. Menurutnya, riwayat pendidikan Jaksa Agung tercatat secara
resmi dalam dokumen dan data di Biro Kepegawaian Kejaksaan RI.
Yaitu,
jika Burhanuddin pernah menempuh pendidikan Strata 1 di Universitas 17
Agustus Semarang, kemudian Strata II di Sekolah Tinggi Manajemen Labora
di DKI Jakarta dan pendidikan terakhir Strata III Universitas Satyagama
di DKI Jakarta.”Terkait
adanya beberapa data Bapak Jaksa Agung yang tersebar di media lainnya,
kami pastikan bahwa data tersebut adalah salah,” kata Eben.
Baca juga  PUPR Bangun Sejumlah Infrastruktur di Provinsi Banten

Tinggalkan Komentar