Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Soal Tuduhan Sepakbola Gajah, Bobotoh: Gak Masuk Akal!

Bobotoh persib - inilah.com
Bobotoh Persib (Foto antara)

Pendukung Persib Bandung, Bobotoh mengaku geram akan tuduhan yang dilempar beberapa oknum yang menyebut Persib memainkan sepakbola gajah atau match fixing dalam laga melawan Barito Putera, Kamis (31/03/2022) kemarin.

Kegeraman elemen suporter Persib disampaikan oleh Peneliti Hukum Olahraga, Eko Noer Kristiyanto atau yang akrab disapa Eko Maung. Ia berujar jika tuduhan tersebut tidak tepat, bahkan terkesan mengada-ngada.

“Menurut saya ini gila. Saya cuma ingin mengatakan jika itu tidak benar. Saya sudah bertahun-tahun mempelajari match fixing, itu gak masuk akal kemarin Persib melakukan pengaturan skor,” ujar Eko melalui Youtube Bobotoh TV, Jumat (1/4/22).

Baca juga
City vs PSG: Ramos Siap Debut, Pep Akui Sulit Tebak Messi

“Kalau mainnya leha-leha, mainnya kurang serius dan lain sebagainya. Itu hanya penilaian, persepsi dan bisa jadi memang Persib pada laga terakhir tidak seserius pertandingan sebelumnya. Kita tidak ada deal-dealan dengan Barito,” tambah Eko.

Persib Bandung meraih hasil imbang 1-1 kala melakoni laga tandang melawan Barito Putera pada partai pamungkas BRI liga 1 2021/2022.

Hasil imbang tersebut lantas memberikan keuntungan bagi Laskar Antasari. Mereka dipastikan bertahan di Liga 1 berkat tambahan satu poin dan mengakhiri musim dengan 36 angka.

Persib Bandung sebetulnya bisa meraih hasil lebih baik, mengingat anak asuh Rene Robert Alberts memegang kendali jalannya laga dengan penguasaan bola 67 persen. Bahkan, Maung Bandung sempat mendapat hadiah penalti sebelum akhirnya David Da Silva gagal mengeksekusi tendangan 12 pas tersebut.

Baca juga
Timnas Futsal Indonesia Pastikan Tampil di Putaran Final Level Asia

Lewat hasil tersebut, torehan poin akhir anak asuh Rahmad Darmawan praktis sama dengan Persipura Jayapura. Akan tetapi, nasib sebaliknya justru menghampiri tim Mutiara Hitam, yang dipastikan degradasi ke liga 2.

Berdasarkan regulasi liga 1 musim 2021/2022 yang tertuang dalam Pasal 9 poin 4 tentang sistem kompetisi, penentuan peringkat di klasemen jika ada dua tim atau lebih memiliki poin yang sama akan ditentukan berdasarkan head to head atau rekor pertemuan di antara tim-tim yang memiliki poin sama.

Persipura kalah head to head dengan Laskar Antasari, yang mana tim asuhan Alfredo Vera mengalami kekalahan 3-0 di putaran pertama dan takluk 0-1 di putaran kedua.

Baca juga
SEA Games 2021: Timnas Indonesia U-23 Dilepas Menuju Vietnam

Usai terjerumusnya Persipura, beberapa oknum hingga pengacara Mutiara Hitam melempar tuduhan akan match fixing dilakukan Persib Bandung dan Barito Putera.[inu]

Tinggalkan Komentar