Solusi SIG Bangun Teknologi DynaHome untuk Perumahan

Solusi SIG Bangun Teknologi DynaHome untuk Perumahan - inilah.com
(ist)

PT Semen Indonesia (Persero) atau SIG menghadirkan penggunaan teknologi rumah metode cetak one day one home (DynaHome) untuk ikut mempercepat program pembangunan perumahan berbasis lingkungan di Sumatera Selatan.

“Inovasi dan solusi DynaHome yang dihadirkan oleh SIG bertujuan memberikan kemudahan dalam pembangunan rumah masal dengan waktu yang singkat dan biaya yang efisien tanpa mengurangi kualitas dari bangunan,” kata Direktur Marketing dan Supply Chain SIG, Adi Munandir dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa.

Penandatanganan nota kesepahaham (MoU) dilakukan antara Direktur Marketing dan Supply Chain SIG Adi Munandir dan Ketua Tim Fasilitasi Program Rumah Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) Sumatera Selatan dan Green Housing Sumatera Selatan, J Riantony yang disaksikan Direktur Jendral Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry TriSaputra Zuna.

Baca juga  Sandiaga: Pembukaan Bioskop Gairahkan Kembali Industri Perfilman

“Teknologi konstruksi DynaHome dapat memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh para pelanggan dan pemangku kepentingan dalam pemenuhan kebutuhan perumahan,” kata Adi.

Ia menjelaskan, SIG sebagai penyedia solusi bahan bangunan mendukung sustainable living dengan menghadirkan solusi-solusi produk yang ramah lingkungan.

“Program ini kian memantapkan komitmen SIG sebagai perusahaan berwawasan masa depan yang memberi nilai tambah kepada masyarakat dan lingkungan, sekaligus menjadi salah satu solusi dari SIG dalam pemenuhan target pembangunan rumah bagi masyarakat”, tambah Adi Munadir.

Ketua Tim Fasilitasi Program Rumah BP2BT dan Green Housing Sumatera Selatan, J Riantony menjelaskan kerjasama ini sebagai upaya memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan rumah dengan harga terjangkau.

Baca juga  KPR BTN Pulau Sumatera Masuk Tiga Besar, Potensi Sumut Menggiurkan

“Kerja sama ini bisa dapat diwujudkan terutama di Sumatera Selatan sebagai pilot project. Nantinya kami akan mengkolaborasikan rumah DynaHome dengan solar cell, septic tank komunal serta integrasi dengan rumah green housing yang telah dijajaki dan dalam proses sertifikasi”, ujar J Riantony.

Sementara itu, Direktur Jendral Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna mengatakan melalui teknologi konstruksi DynaHome dapat menghasilkan rumah dengan biaya efisien dan terjangkau.

“Dengan perjalanan kolaborasi ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi lain yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat khususnya kaum milenial. Dari 270 juta masyarakat Indonesia, 26 persen di antaranya kaum milenial yang mulai memikirkan untuk memiliki rumah”, kata Herry.

Baca juga  AMKA Beri Beasiswa Remaja Masjid dan Santunan Keluarga Karyawan

Tinggalkan Komentar