Minggu, 05 Februari 2023
14 Rajab 1444

Sopir Ferdy Sambo Akui Dititipi Dua Pisau dan HT oleh Kuat Ma’ruf

Rabu, 09 Nov 2022 - 14:35 WIB
Kuat Maruf inilah.com
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Kuat Ma'ruf saat menjalani sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). (Foto: Inilah.com/Didik S)

Sopir Ferdy Sambo, Prayogi Iktara Wikaton mengaku menerima titipan dua bilah pisau dan handy talky (HT) dari terdakwa Kuat Ma’ruf yang diserahkan di rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hal ini diungkap Prayogi saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf di PN Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

“Kuat titipkan dua bilah Pisau dan HT yang ada di tasnya,” ucap Prayogi.

Namun, Prayogi tidak mengetahui Kuat Ma’ruf mengambil pisau dari mana dan alasan membawa dua bilah pisau di dalam tasnya.

“Saya tidak melihat ambil dari mana. Ngasihnya di luar. Kami tidak tahu (alasan Kuat Ma’ruf bawa pisau),” jelasnya.

Baca juga
Rekaman CCTV Ungkap Penampilan Ferdy Sambo Saat Tiba di Duren Tiga

Di sisi lain, salah satu penasehat hukum Kuat Ma’ruf mengajukan pertanyaan kepada para ajudan dan sopir Ferdy Sambo terkait peran kliennya.

“Kami ingin menanyakan apakah peran Kuat Ma’ruf? Dan apakah pernah Kuat mengatur dan memberikan perintah kepada ADC?,” tanya penasehat hukum.

“Saya masuk jelang Lebaran, saya beberapa minggu saja. Selama itu enggak pernah (diperintah/diatur Kuat),” jawab Prayogi.

“Tidak pernah,” kata Daden Miftahul Haq menimpali.

Kemudian, jawaban bernada sama juga disampaikan Romer dan Farhan Sabilillah yang mengaku tak pernah diatur dan diperintah Kuat Ma’ruf.

Diketahui, ajudan dan asisten rumah tangga (ART) keluarga Ferdy Sambo bersaksi dan memberikan keterangan dalam sidang lanjutan terdakwa Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf di PN Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2022).

Baca juga
Deolipa Minta Timsus Polri Tahan Putri Candrawathi

Dalam pemeriksaan saksi sesi pertama, majelis hakim meminta empat saksi dari klaster ajudan dan sopir Ferdy Sambo untuk memberikan keterangan terlebih dahulu. Mereka di antaranya Adzan Romer (Ajudan), Prayogi Iktara Wikaton (Sopir), Farhan Sabilillah (anggota polri), dan Daden Miftahul Haq (ajudan).

Kemudian, sidang nantinya akan dilanjutkan dengan pemeriksaan enam saksi lainnya dari para asisten rumah tangga (ART), Satpam rumah keluarga Ferdy Sambo, dan Satpam Komplek Polri Duren Tiga Jakarta Selatan.

Mereka di antaranya Alfonsius Dua Lureng (Satpam Rumah), Damianus Laba Kobam/Damson (Satpam Rumah), Marjuki (Satpam Komplek Polri), Susi (ART), Diryanto/Kodir (ART), dan Abdul Somad (ART).

Tinggalkan Komentar