Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Soroti Tragedi Kanjuruhan, Presiden FIFA: Hari Gelap bagi Sepak Bola

Minggu, 02 Okt 2022 - 17:20 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Ibnu Naufal
AFC Piala Asia 2023
Presiden FIFA Gianni Infantino berpidato di Kongres Luar Biasa AFC di Paris, Prancis. (Foto Xinhua)

Presiden FIFA Gianni Infantino turut berbelasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang pasca pertandingan antara Arema FC versus Persebaya yang menewaskan ratusan orang pada Sabtu (1/10/2022) malam. FIFA menyebut kejadian itu sebagai hari yang gelap bagi persepakbolaan dunia.

“Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi yang sulit dipahami. Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada para korban,” kata Infantino dalam keterangan resmi, dikutip Inilah.com, Minggu (2/10/2022).

Menyusul kejadian itu, Infantino memastikan seluruh negara keanggotaan FIFA menyampaikan perasaan duka mendalam dan doa yang terhatur kepada seluruh korban.

Baca juga
Kapolri dalam Kasus Brigadir Yoshua: To Be, or Not To Be, That is The Question

“Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, kami semua memberi doa kami kepada para korban yang mengalami kekerasan, mereka tewas dan luka-luka,” sambung Infantino.

Infantino memahami, masyarakat Indonesia, dan seluruh pihak yang berkecimpung dalam dunia sepak bola Tanah Air tengah mengalami kondisi yang sulit.

Adapun sebelum itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola Asia atau AFC Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa juga menyampaikan pesan serupa.

Dia menyampaikan bela sungkawa dan mengaku terkejut lagi atas kejadian yang terjadi pada Sabtu malam di Kanjuruhan Malang.

“Saya sangat terkejut dan sedih mendengar berita tragis itu datang dari Indonesia yang mencintai sepak bola. Atas nama AFC dan keluarga sepak bola Asia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman para korban,” kata Shaikh Salman, mengutip laman resmi AFC.

Baca juga
Chelsea vs MU, Tuchel Tak Mau Anggap Enteng

Diketahui, 130 orang meninggal dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu malam (1/10/2022).

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal di Stadion Kanjuruhan, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Selain korban meninggal, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan, 10 di antaranya merupakan kendaraan Polri.

 

Tinggalkan Komentar