Jumat, 07 Oktober 2022
11 Rabi'ul Awwal 1444

Sri Mulyani Resmikan Stasiun Cikarang yang Dibiayai Duit Utangan

Sabtu, 02 Apr 2022 - 11:49 WIB
Sri Mulyani Resmikan Stasiun Cikarang yang Dibiayai Duit Utangan
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi resmikan Stasiun Cikarang, Jawa Barat.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) meresmikan Stasiun Cikarang yang dibangun dengan duit utangan yakni Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara.

Dia berharap, stasiun ini memberi dampak positif bagi masyarakat. “Saya berharap dengan infrastruktur yang dibangun saat ini masyarakat bisa menikmati mobilitas semakin aman, lancar, efisien, dan meningkatkan produktivitas,” kata Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Sabtu (2/4/2022).

Stasiun Cikarang, kata Sri Mulyani, merupakan bagian dari rangkaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Double-Double Track (DDT) Manggarai-Cikarang dengan tahapan pembangunan 2014-2023.

Sri Mulyani menuturkan rangkaian pembangunan proyek DDT Manggarai-Cikarang harus memberikan dampak positif baik dari sisi konektivitas transportasi dan ekonomi.

Baca juga
Belum Ganti Tahun, Sri Mulyani Sudah Ancang-ancang Tarik Utang Baru Hampir Rp1.000 Triliun

Ia berharap proyek ini dapat menciptakan peningkatan pelayanan aksesibilitas dan mobilitas orang maupun barang antar kabupaten, antar kota dan antar-provinsi khususnya dari dan ke Jadebotabek. “Itu akan memacu serta memperlancar roda perekonomian masyarakat,” ujar Sri Mulyani.

Ia menjelaskan, peresmian Stasiun Cikarang merupakan cara pemerintah untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa pinjaman dan surat utang yang sifatnya syariah bisa menghasilkan aset-aset yang bermanfaat.

“Saya senang kita bisa memberikan suatu contoh hasil dari uang negara yang diperoleh dari instrumen keuangan Surat Berharga Syariah Negara,” kata Sri Mulyani.

Alokasi pembiayaan SBSN untuk PSN DDT Manggarai-Cikarang adalah sebesar Rp5,6 triliun yang merupakan bagian dari total alokasi SBN kepada Balai Perkeretapian wilayah Jakarta dan Banten sebesar Rp6,3 triliun sejak 2014-2022.

Baca juga
Istana Tanggapi Permintaan MPR Copot Menkeu Sri Mulyani

Adapun total alokasi pembiayaan dari SBSN bagi sektor perkeretapian untuk tahun anggaran 2022 adalah Rp3,5 triliun dengan alokasi untuk wilayah Jakarta dan Banten masing-masing Rp532 miliar.

Anggaran itu digunakan untuk penyelesaian pembangunan fasilitas perkeretapian Manggarai-Jatinegara tahap II dan Bekasi-Cikarang sebagai bagian dari rangkaian proyek pembangunan DDT Manggarai-Cikarang.

 

Tinggalkan Komentar