Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Stafsus Presiden: 95 Persen Penyandang Disabilitas di 6 Provinsi Telah Terima Vaksinasi

Rabu, 29 Sep 2021 - 23:46 WIB
Penulis : Agus Priatna
Stafsus Presiden: 95 Persen Penyandang Disabilitas di 6 Provinsi Telah Terima Vaksinasi - inilah.com

Program vaksinasi COVID-19 khusus penyandang disabilitas untuk pemberian dosis pertama di enam provinsi, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali, telah mencapai 95,24 persen, dan kini pemberian vaksin dosis kedua sedang berlangsung hingga awal Oktober nanti.

Hal tersebut diungkap Staf Khusus Presiden Angkie Yudistia seusai menemui Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Menurut Angkie, sebanyak 225.000 target sasaran penyandang disabilitas dan juga pendampingnya telah menerima vaksinasi COVID-19. Semestinya jika melihat dari presentase penerima vaksinasi, herd immunity penyandang disabilitas sudah terbentuk.

Di hadapan Mensos Risma, Angkie mengaku jika awalnya dia sempat pesimis dengan program vaksinasi untuk disabilitas bisa berjalan dengan lancar. Karena diakuinya masih ada warga keluarga penyandang disabilitas menolak di vaksin dengan alasan masih takut. Namun, berkat dukungan dari Kementerian Sosial serta organisasi penyandang disabilitas, ia pun menjadi optimis.

Baca juga
4.000 Vaksin di Kudus Kedaluwarsa

“Capaian luar biasa ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektoral yang dibangun sejak bergulirnya pelaksanaan vaksinasi untuk disabilitas,” ucap Angkie.

Mensos Risma yang juga berbicara di hadapan wartawan mengatakan, percepatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas telah menjadi prioritas karena penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok paling rentan terpapar virus COVID-19.

Percepatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas telah tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan No. HK.02.01/MENKES/598/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Nantinya, kolaborasi Kementerian Sosial dengan Kantor Staf Presiden dalam upaya perlindungan penyandang disabilitas di Indonesia tidak hanya vaksinasi, tetapi juga bantuan bagi penyandang disabilitas berat.

Baca juga
Risma Minta Maaf Sekjen Kemensos Sindir Komisi VIII DPR

“Ke depan, kita akan siapkan membuat aturan untuk bisa memperhatikan penyandang disabilitas berat. Bukan hanya sekedar mendapatkan bantuan sosial tetapi keluarganya bisa diringankan bebannya untuk kebutuhan lain di luar kebutuhan pokok seperti makanan,” kata Mensos Risma.





Tinggalkan Komentar

×