Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Stimulasi Sensorik Penting untuk Perkembangan Anak pada 2 Tahun Pertama Kehidupan

Kamis, 02 Jun 2022 - 15:24 WIB
Stimulasi Sensorik
Freepik

Istilah stimulasi sensorik dan multisensorik mungkin belum terlalu akrab di telinga para orang tua yang memiliki bayi atau balita. Padahal, stimulasi multisensorik sangat penting dalam mendukung perkembangan anak terutama di 2 tahun pertama usianya.

Stimulasi dan nutrisi adalah dua faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Stimulasi bermanfaat memaksimalkan perkembangan otak anak.

“Selama ini para orang tua lebih familiar dengan pemenuhan nutrisi dan melupakan stimulasi,” jelas dr. Melia Yunita SpA dalam Instagram Live @teman_parenting, ditulis di Jakarta, Kamis, (2/6/2022).

Stimulasi akan membuat sel-sel otak anak saling terhubung sehingga bisa memahami informasi.

“Setiap satu kali stimulasi, artinya kita sedang membentuk serabut-serabut saraf di otak anak,” tambah dr. Lia.

Baca juga
Memastikan Asupan Gizi pada Anak di Masa Pandemi

Agar anak cerdas dan cepat mengerti, maka stimulasi perlu dilakukan terus menerus atau berulang-ulang. Setelah memahami pentingnya stimulasi, maka perlu diperhatikan area yang perlu distimulasi.

Menurut dr. Lia, stimulasi harus dilakukan bersamaan pada kelima indra yang tengah berkembang.

Inilah yang kemudian dikenal dengan area sensorik, yaitu terdiri dari indra penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, dan perabaan atau taktil.

Kelima indra ini yang perlu dieskplorasi dengan stimulasi tepat, dikenal dengan stimulasi multisensorik.

“Artinya, dalam satu kali kegiatan dan satu waktu, orang tua bisa sekaligus melakukan stimulasi pada seluruh indra si Kecil. Penelitian sudah banyak dilakukan dan membuktikan bahwa ternyata anak yang terbiasa mendapatkan stimulasi multisensorik akan lebih bahagia, tidak stres, dan banyak tersenyum atau tertawa,” jelas dr. Lia.

Tinggalkan Komentar