Minggu, 29 Mei 2022
28 Syawal 1443

Studi: Masyarakat Ketagihan Belanja Online Meski Pandemi Berakhir

Studi: Masyarakat Ketagihan Belanja Online Meski Pandemi Berakhir - inilah.com
Foto: Istockphoto.com

Pandemi COVID-19 telah berlangsung lebih dari dua tahun. Kondisi ini telah meningkatkan aktivitas digital masyarakat dalam mencari produk hingga membelinya secara online dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Aktivitas tersebut bahkan diyakini telah menjadi habit atau kebiasaan masyarakat, yang akan terus dilakukan meskipun pandemi telah berakhir nantinya,” kata Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (25/4/2022).

Meningkatnya aktivitas belanja digital selama pandemi telah menjadi perhatian sejumlah kalangan. TRAS N CO Indonesia, perusahaan consulting yang fokus pada perkembangan brand di Indonesia, melakukan riset Brand Choice Index.

Tujuan riset tersebut untuk mengetahui brand-brand pilihan konsumen di ranah digital. Riset telah dilakukan ke-7 kali ini untuk melihat brand-brand pilihan konsumen, seiring meningkatnya aktivitas digital melalui marketplace masyarakat selama pandemi.

“Perubahan lanskap bisnis dari offline ke online, telah diikuti dengan meningkatnya aktivitas brand-brand baik lokal maupun internasional dalam melakukan pemasaran produk di ranah digital dan marketplace,” ujar Tri Raharjo.

Studi: Masyarakat Ketagihan Belanja Online Meski Pandemi Berakhir - inilah.com
Foto: Humas Tras N Co Indonesia

Pelaku brand meyakini dengan meningkatkan aktivitas brand di ranah digital, akan meningkatkan keterpilihan sebuah brand.

Baca juga
Status PPKM Terbaru Daerah Sabang-Merauke Minus Jawa-Bali

Pada saat yang sama, keberadaan marketplace sangat membantu konsumen untuk memperoleh produk pilihan berkualitas. Pasalnya, marketplace tidak hanya menyajikan kelengkapan produk dari seluruh brand, tapi juga menyediakan berbagai tools untuk memanjakan konsumennya, seperti tools search, rating dan review.

“Brand dengan pencarian terbanyak di ranah digital atau marketplace, serta mempunyai ulasan terbaik dari konsumen pengguna marketplace, dapat dipastikan brand tersebut akan menjadi brand pilihan konsumen,” jelas dia.

Ke depan, tentunya aktivitas brand di ranah digital akan semakin tinggi. Karena itu, TRAS N CO Indonesia kembali melakukan riset Brand Choice Index untuk mengetahui brand-brand terpilih di ranah online.

Penilaian dilakukan berdasarkan tiga kriteria, yakni: Digital Brand Awareness Aspect, Brand Reviews & Rating Aspect, dan Digital Consumer Choice Aspect.

“Penilaian Brand Choice Index kali ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2022, terhadap 200 kategori produk dengan lebih dari 1.000 brand yang kami riset,” jelas Tri Raharjo.

Susilowati Ningsih, CEO Infobrand.Id menambahkan, Infobrand.Id sebagai number one brand media, bekerjasama dengan TRAS N CO Indonesia. Kolaborasi ini menghadirkan Brand Choice Award 2022 Fase 2.

Baca juga
Pemulihan Terakselerasi, LPEM UI Prediksi Ekonomi RI 2021 Tumbuh 3,7 Persen

Kerja sama tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap brand-brand nasional maupun internasional yang telah berhasil memasarkan produk mereka melalui marketplace di Indonesia. Mereka pun menjadi brand pilihan konsumen Indonesia.

Menurut dia, di tengah gempuran teknologi yang berkembang cepat dengan semakin bertumbuhnya official store di marketplace, menuntut brand untuk melakukan inovasi serta mengikuti perkembangan zaman.

Sekarang ini brand-brand juga wajib mempunyai tingkat pencarian terbanyak serta rating terbaik untuk menjadi brand pilihan konsumen.

“Sebab, sebagian konsumennya saat ini telah bermigrasi mengikuti tren dengan menggunakan marketplace ketika berbelanja sebuah produk,” jelas Susi.

Adapun hasil riset Brand Choice Index Fase 2 dari 200 kategori produk, Tri Raharjo kembali menambahkan, terdapat 10 kategori produk dengan transaksi terbanyak di dua marketplace teratas adalah:

  1. Kerudung dengan 1,9 juta transaksi
  2. Mascara (1,6 juta)
  3. Sabun Mandi Antiseptik (1,5 juta)
  4. Parfum (1,4 juta)
  5. Fase Serum (1,4 juta)
  6. Bra (1,3 juta)
  7. Celana Dalam Wanita (1,1 juta)
  8. Nail Polish (826 ribu)
  9. Cable Charger (714 ribu)
  10. Makanan Bayi (686 ribu).
Baca juga
Pemerintah Bantah Empat Orang WNI di Bekasi Tertular Varian Omicron

Sedangkan 10 kategori produk dengan ulasan terbanyak di dua marketplace teratas adalah:

  1. Mascara dengan 1,09 juta ulasan
  2. Sabun Mandi Antiseptik (1,04 juta)
  3. Parfum (936 ribu)
  4. Face Serum (926 ribu)
  5. Kerudung (856 ribu)
  6. Bra (686 ribu)
  7. Smartphone (640 ribu)
  8. Celana Dalam Wanita (565 ribu)
  9. Nail Polish (541 ribu)
  10. Cable Charger (421 ribu).

“Sepanjang periode riset dilakukan, terdapat 34,89 juta transaksi, 19,97 juta review dengan rating rata-rata 4,82 dari 5,” jelas Tri Raharjo.

Sementara itu, peraih Brand Choice Award 2022 Fase 2, antara lain: Milna untuk kategori Biskuit Bayi dan Makanan Bayi, Aice (Ice Cream), Prenagen (Susu Ibu Hamil dan Menyusui), Mom Uung (Pelancar ASI), Motul (Oli Motor), Mowilex (Cat Kayu), Philips (Lampu LED dan Smart LED), Vinega (Cuka Apel), Joyday (Ice Cream), Mama Bear (Pelancar ASI), Oxone (Knife Set), Pigeon (Bedak Bayi), dan Acmic (Power Adaptor).

Tinggalkan Komentar