Selasa, 05 Juli 2022
06 Dzul Hijjah 1443

Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut Besok, Bikin Sulit Wong Cilik

Senin, 30 Mei 2022 - 18:19 WIB
Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut Besok, Bikin Sulit Wong Cilik
Subsidi minyak goreng curah dicabut mulai 31 Mei 2022.

Entah apa pertimbangan pemerintah mencabut subsidi minyak goreng (migor) curah mulai Selasa (31/5/2022). Keputusan ini bakal memantik masalah baru, harga migor curah bakal melejit, jauh di atas HET Rp14 ribu per liter.

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira meyakini, harga migor curah yang konsumennya didominasi rakyat kecil, bakal naik. Alhasil, beban wong cilik semakin berat, kalau benar prediksinya.

“Saat masih ada subsidi saja, harga migor curah belum bisa sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Nah, kalau subsidi migor dari Badan Pengelola dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) dicabut, jelas harga migor akan ‘terbang’ lagi,” beber Bhima kepada Inilah.com, Senin (30/5/2022).

Baca juga
DPR Nilai Peluang Jenderal Andika Sampai 2024 Sangat Terbuka

Dia mengatakan, masyarakat kelas menengah ke bawah, serta pelaku usaha kecil semisal pedagang gorengan, sudah pasti kena imbasnya. Suka atau tidak, saat ini mereka sangat membutuhkan subsidi migor.

“Karena tidak mungkin seluruh konsumen migor curah bisa tercover oleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) migor,” jelas Bhima.

“Yang menjadi catatan penting adalah subsidi migor curah pengawasannya sulit. Tingkat kebocoran tinggi dari subsidi kemasan, serta rantai distribusi terlalu panjang. Solusinya bukan mencabut subsidi tapi alihkan ke subsidi migor kemasan sederhana. Libatkan Perum Bulog untuk menyalurkan migor subsidi sehingga pengawasan jauh lebih mudah,” ucapnya.

Baca juga
Polusi Abu Batu Bara di Marunda, DPR Minta KCN Tanggung Jawab

Bhima juga mempertanyakan keputusan pemerintah melepas migor subsidi ke mekanisme Domestic Market Obligation (DMO). Kebijakan ini, menurutnya, hanya akan mengulangi kesalahan lama. Kondisi saat ini, dampak pelarangan ekspor minyak sawit mentah (Crude palm Oil/CPO), masih terasa. Di mana, terjadi over supply bahan baku migor.

“Jadi, tidak ada masalah soal pasokan. Yang masalah adalah distribusi,” ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi VII DPR Eddy Soeparno mengingatkan pemerintah untuk memastikan harga migor curah tidak merangkak naik. Beralasan, karena banyak pihak pesimis harga migor bisa terjaga saat subsidi migor curah disetop pada 31 Mei 2022,

Baca juga
Stok Minyak Goreng di Lombok Masih Aman Jelang Idul Adha

Politisi PAN itu berharap pemerintah lebih cermat dan teliti dalam mengawasi pergerakan harga migor curah di lapangan. Apakah sudah sesuai harapan Presiden Jokowi bahwa harganya turun, atau justru sebaliknya.

“Jangan sampai subsidi dicabut, tetapi harga masih tinggi. Atau bahkan pasokannya sulit ditemui di lapangan,” ujar Eddy. [ikh]

Tinggalkan Komentar