Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Sugeng IPW Didiskriminasi di Gerbang DPR, Habiburokhman: Wajar Dong Kalau Marah

Senin, 26 Sep 2022 - 18:04 WIB
Gedung Dpr 2 - inilah.com
Gedung DPR. (Foto: Inilah.com/Didik Setiawan).

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menilai wajar apabila Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso marah usai dilarang masuk ke gedung DPR RI melalui gerbang depan gedung wakil rakyat itu. Menurut Wakil Ketua MKD Habiburokhman, hal itu sepatutnya tidak terjadi lantaran gedung DPR RI merupakan rumah rakyat.

“Orang sudah jelas-jelas di depan sudah masuk kenapa harus mutar lagi lewat belakang. Ya marah dong, wajar dong,” kata Habiburokhman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2022).

Habiburokhman menjelaskan, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR RI seharunya mengonfirmasi ke MKD tentang kedatangan Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso. Bahkan ia menyebut, Sugeng seharusnya diberi karpet merah ketika datang ke DPR RI.

Baca juga
Amankan Aksi 114, Polisi Diingatkan Hindari Tindakan Represif

“Justru ini orang baik, berapa kali kita undang mau datang. Harusnya beliau dikasih karpet merah di DPR ke DPR ini. Tapi kok diperlakukan seperti itu,” sesal Habiburokhman.

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, MKD mengundang Sugeng sebagai saksi terkait informasi private jet atau jet pribadi yang digunakan eks Karopaminal Propam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan saat mengunjungi keluarga Brigadir J di Jambi. Informasi tersebut dikabarkan juga sempat dikutip oleh salah seorang anggota DPR.

“Kami ingin mengklarifikasi mengundang. Bukan memanggil ya, mengundang pak Sugeng,” terangnya.

Habiburokhman mewakili MKD meminta maaf dan akan menjadwalkan pertemuan kembali dengan Sugeng.

Baca juga
Anggota DPR Inisial DK Diduga Lakukan Pelecehan Seksual

“Kita minta maaf kepada bapak Sugeng Teguh Santoso dan IPW atas insiden dan ketidaknyamanan yang terjadi hari ini. Kami akan mengundang beliau lagi. (Kapannya) lagi koordinasi dengan beliau,” kata Habiburokhman.

 

 

Tinggalkan Komentar