Rabu, 08 Februari 2023
17 Rajab 1444

Suka atau Tidak, “Endorsement” Jokowi Penting untuk Pilpres 2024

Senin, 14 Nov 2022 - 12:30 WIB
Jokowi Netral
Algoritma Research dan Consulting merilis hasil survei terkait penilaian masyarakat terhadap posisi Presiden Jokowi di Pemilu 2024. (Foto: Dok. SetPres)

Dukungan atau promosi (endorsement) dari Presiden Jokowi terkait pencapresan dianggap penting. Suka atau tidak, Jokowi masih figur populer bahkan lebih populer dibanding nama-nama kandidat capres yang beredar di tengah masyarakat. Artinya wajar apabila figur-figur yang namanya masuk bursa capres pada Pilpres 2024 seolah berharap restu dari Kepala Negara.

Peneliti Pusat Riset Politik BRIN, Wasisto Raharjo Jati, menilai dukungan Jokowi memiliki pengaruh besar baik dalam elektoral maupun kandidasi capres. Dia menilai hal itu bisa dimaklumi lantaran Jokowi merupakan king maker pada pilpres mendatang.

“Dukungan dan endorsement Presiden Jokowi tentu penting. Baik secara elektoral maupun prospek nominasi ke depan,” kata Wasisto, kepada Inilah.com, di Jakarta, Senin (14/11/2022).

Baca juga
Jokowi Rombak Kabinet, Zulhas Disebut Jabat Mendag

Menurutnya, Jokowi masih memegang pengaruh besar dengan jabatan Presiden yang masih diembannya hingga 2024. Terlebih, pengaruh popularitas Jokowi mampu menggenjot elektoral para capres yang hendak bertarung.

“Karena sampai saat ini presiden masih menjadi tokoh terdepan dalam popularitas yang mengungguli semua figur yang ada,” ujarnya.

Di sisi lain, para capres juga bakal makin percaya diri maju berkandidasi di gelanggang pilpres, sebab sikap Jokowi melalui testimoni dukungan nantinya membangkitkan gairah kompetitif setiap capres.

“Testimoni presiden akan menambah kepercayaan diri yang bersangkutan,” jelasnya.

Dia meyakini pula, berakhirnya kepemimpinan Presiden Jokowi pada Oktober 2024 mendatang, bakal dimanfaatkan para capres yang hendak bertarung. Bahkan dijadikan modal untuk mengapitalisasi dukungan lisan Jokowi demi mendulang suara atau tiket menuju Pilpres 2024.

Baca juga
Jokowi Gelar Karpet Merah untuk Pembangkit Nuklir, Begini Kata Pengamat

“Saya pikir dukungan maupun testimoni presiden masih penting karena pemilu 2024 itu dilaksanakan di awal tahun sedangkan masa bakti presiden sampai 20 Oktober 2024,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Komentar