Senin, 06 Februari 2023
15 Rajab 1444

Sukseskan Program Rumah DP 0 Rupiah, DPRKP DKI Minta Duit Rp176 Miliar

Kamis, 03 Nov 2022 - 22:08 WIB
Rumah DP 0 Rupiah, warisan Gubernur DKI Anies Baswedan. (Foto: Kumparan).

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI, Sarjoko mengusulkan dana Rp176 miliar untuk mensukseskan program Rumah DP 0 Rupiah. Anggaran itu dialokasikan untuk Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR).

Sarjoko menjelaskan, pembangunan rumah DP 0 Rupiah pada prinsipnya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun dibiayai pengembang. Bisa saja BUMN, BUMD atau swasta. “Yang disediakan Pemprov DKI melalui APBD adalah Fasilitasi Pembiayaan Perolehan Rumah (FPPR) yang merupakan investasi non permanen sebagai bantuan kemudahan kepada penerima manfaat untuk mengakses hunian milik melalui skema perbankan,” kata Sarjoko di Jakarta, Kamis (3/11/2022).

Permintaan biaya sebesar Rp176 miliar, kata dia, berasal dari APBD 2023. Selanjutnya, anggaran tersebut disalurkan kepada penerima manfaat program Rumah DP Nol Rupiah, lewat bank pelaksana yakni Bank DKI.

Baca juga
Bangkitkan Pariwisata Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekraf Gelar Jakarnaval 2022

Asal tahu saja, FPPR tak ubahnya dana bergulir yang nantinya harus dikembalikan oleh penerima manfaat Rumah DP Nol Rupiah dalam bentuk cicilan. Ya mirip-mirip KPR (Kredit Perumahan Rakyat). “Kemudian mereka melakukan pengembalian secara cicilan per bulan,” ungkapnya.

Sarjoko menambahkan, dana FPPR yang sudah dikelola badan layanan umum (BLU) Unit Pengelola Dana Perumahan (UPDP), mencapai Rp550 miliar. Saat ini sudah tersalurkan senilai Rp254,8 miliar untuk 948 penerima manfaat program DP 0 Rupiah.

“Dana tersisa di kas UPDP Rp295,2 miliar. Akan digunakan untuk bantuan pembiayaan kepada penerima manfaat hunian Tower Swasana Pondok Kelapa sebanyak 480 unit. Serta Tower Kenaya Pondok Kelapa sebanyak 868 unit,” terangnya.

Baca juga
Peringatan HUT DKI Jakarta ke-495, Anies Jadi Inspektur Upacara

Adapun, alokasi anggaran FPPR DP 0 Rupiah tersebut, kata Sarjoko, tersemat dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) DKI Jakarta bagian pos pembiayaan pengeluaran.

“Pencairan anggaran tersebut berdasarkan permohonan yang disampaikan oleh BLUD Unit Pengelola Dana Perumahan (UPDP) untuk memberikan bantuan kemudahan bagi warga DKI yang memenuhi ketentuan sebagai penerima manfaat,” tuturnya.

Berdasarkan data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI, hingga saat ini, total realisasi pembangunan rumah DP Nol Rupiah mencapai 2.332 unit. Adapun unit yang sudah terbangun di antaranya Menara Samawa di Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, mencapai 780 unit.

Tinggalkan Komentar