Minggu, 02 Oktober 2022
06 Rabi'ul Awwal 1444

Suku Bunga Acuan Bertahan, Investasi SR017 Menjanjikan Cuan Legit

Selasa, 16 Agu 2022 - 19:04 WIB
Suku Bunga Acuan Bertahan, Investasi SR017 Menjanjikan Cuan Legit
Investasi Sukuk Ritel, SR017. aman dan cuan gede.

Sepanjang Juli 2022, inflasi naik hingga 4,94 persen (year on year/yoy). Namun, inflasi inti masih terkendali 2,86 persen (yoy). Alhasil, Bank Indonesia (BI) masih menahan suku bunga di level 3,5 persen.

Menanggapi perkembangan ini, Head of Advisory & Investment Connoisseur Moduit, Manuel Adhy Purwanto menerangkan, masih rendahnya tingkat suku bunga simpanan, atau deposito membuat masyarakat mencari alternatif investasi yang lebih menjanjikan imbal hasil alias cuan.

“Tentu saja yang disasar adalah investasi yang cuannya di atas inflasi. Supaya nilai uang kita tidak turun. Salah satu instrumen yang menarik yaitu obligasi pemerintah dengan jangka waktu di bawah 10 tahun,” papar Manuel, Selasa (16/8/2022).

Dia bilang, pemerintah akan menawarkan satu obligasi ritel, yakni Sukuk Ritel seri SR017 yang rencananya ditawarkan pada 19 Agustus hingga 14 September 2022 bertenor 3 tahun.

Baca juga
Nantikan Hasil RDG BI, Rupiah Keok terhadap Dolar AS

Manuel optimistis SR017 bakal kebanjiran peminat, melihat likuiditas dana masyarakat yang semakin tinggi. “Acuannya SBR011 yang diterbitkan pemerintah sebelumnya dengan tingkat kupon 5,5 persen, sementara suku bunga deposito rata-rata di angka 2 persen hingga 3 persen. Kami harap imbal hasil SR017 lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, Sukuk Ritel termasuk SR017 merupakan surat utang yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder (tradable). Hal ini memungkinkan bagi investor untuk menjual di pasar sebelum jatuh tempo setelah masa periode holding berakhir, kapanpun investor membutuhkan dana.

Mekanisme ini memungkinkan pemegang sukuk ritel dapat memperoleh capital gain dari selisih kenaikan harga saat beli dengan harga saat jual. Mekanisme ini berbeda dengan SBR011 yang tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga harus disimpan hingga jatuh tempo.

Baca juga
IMF Semprot BI, Ekonom CORE Nilai ‘Burden Sharing’ Memang Peran Bank Sentral

Disamping perolehan imbal hasil yang akan dibayar negara setiap bulan dengan imbal hasil tetap, berinvestasi pada Sukuk Ritel memiliki keutamaan lain. Karena, mengusung prinsip syariah, tidak mengandung unsur maysir (judi), gharar (ketidakjelasan) dan riba (usury), serta telah dinyatakan sesuai syariah oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

“Adapun tujuan penerbitan Sukuk Ritel adalah untuk pembiayaan APBN dan pembiayaan pembangunan terutama di sektor infrastruktur. Karena itu membeli SR017 berarti turut membantu pembangunan negara, sekaligus menghasilkan keuntungan yang halal sesuai syariah,” terang Manuel.

Selain keunggulan tadi, kata Manuel, Sukuk Ritel SR017 sangat mudah diakses, serta tak perlu modal gede. Minimal Rp1 juta, masyarakat bisa memperoleh SR017 melalui platform Moduit dengan membuka RDN terlebih dahulu.

Baca juga
Data Pekerjaan AS Naik Justru Buat Wall Street Bergejolak

“Sebagai salah satu mitra distribusi pemerintah untuk SR017, Moduit hadir dan siap membantu masyarakat yang berminat memiliki SR017 sebagai alternatif investasi yang sudah dijamin aman oleh pemerintah, terjangkau dan menguntungkan, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam membangun negeri,” pungkas Manuel.

Tinggalkan Komentar