Kamis, 14 Mei 2026 | 26 Dzulqa'dah 1447
inilah.comhangoutfilm dan musikSunset di Kebun Series 2026, Konser Musik Ramah Lingkungan Penuh Edukasi

Sunset di Kebun Series 2026, Konser Musik Ramah Lingkungan Penuh Edukasi

Diana Medium.jpeg
Rabu, 6 Mei 2026 - 14:58 WIB
Share
Sunset di Kebun Series 2026 resmi diluncurkan dengan konsep festival musik ramah lingkungan di Bogor, Jakarta, dan Bali. (Foto: sunsetdikebun.id)

Sunset di Kebun Series 2026 resmi diluncurkan dengan konsep festival musik ramah lingkungan di Bogor, Jakarta, dan Bali. (Foto: sunsetdikebun.id)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

PT Mitra Natura Raya resmi meluncurkan Sunset di Kebun Series 2026 Presented by Tring! by Pegadaian sebagai rangkaian festival musik nasional yang mengusung konsep ramah keluarga dan lingkungan. Perhelatan tahun ini tampil lebih berwarna dengan memperkenalkan program terbaru bertajuk Jazz di Kebun, melengkapi konsep Sunset di Kebun dan Sunset di Pantai yang sudah ada sebelumnya.

Sebagai mitra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan empat Kebun Raya di Indonesia, PT Mitra Natura Raya (bagian dari Dyandra & Co.) memadukan hiburan dengan misi pengenalan nilai konservasi kepada publik.

Pendekatan Musik untuk Konservasi Alam

Managing Director PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, menegaskan bahwa Sunset di Kebun Series merupakan instrumen untuk menyampaikan pesan edukasi lingkungan dengan cara yang lebih relevan bagi generasi muda.

"Kami membawa tanggung jawab untuk menjaga dan mengenalkan nilai konservasi. Melalui musik dan pengalaman langsung di alam, pesan ini lebih mudah diterima oleh Gen Z, milenial, dan keluarga muda," ujar Marga dalam peluncuran di Senayan Park, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Festival ini dirancang sebagai ekosistem pengalaman yang terintegrasi. Pengunjung tidak hanya sekadar menonton konser, tetapi juga diajak mengeksplorasi kekayaan tanaman dan berinteraksi dalam ruang hijau yang tertata.

Tiga Konsep dalam Satu Rangkaian

Pada edisi 2026, penyelenggara menawarkan tiga format yang berbeda. Sunset di Kebun tetap mempertahankan konsep piknik santai di ruang hijau, sementara Sunset di Pantai menyuguhkan nuansa pesisir. Adapun Jazz di Kebun hadir dengan format yang lebih intim dan terkurasi bagi penikmat musik yang mencari kedekatan lebih mendalam dengan sang artis.

General Manager Event PT Mitra Natura Raya, Abi Irawan, menambahkan bahwa antusiasme pengunjung kini lebih berorientasi pada pengalaman menyeluruh. "Pengunjung kami tidak hanya datang untuk melihat penampilan musisi, tetapi untuk menikmati keseluruhan atmosfer dari awal hingga akhir acara," jelasnya.

(Kiri ke kanan) General Manager Event PT Mitra Natura Raya Abi Irawan, Senior Vice President Tring by Pegadaian Yudi Sadono, Managing Direktur PT Mitra Natura Raya Marga Anggrianto, dan Presiden Direktur PT Mitra Natura Raya Michael Bayu A. Sumarijanto saat peluncuran Sunset di Kebun Series 2026 Presented by Tring! by Pegadaian di Senayan Park, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Foto: Inilah.com/Diana)

Jadwal Tour dan Deretan Musisi Papan Atas

Rangkaian Sunset di Kebun 2026 akan dimulai di Kebun Raya Bogor pada 9-10 Mei 2026. Perjalanan festival kemudian berlanjut ke Jakarta pada bulan Juni dan mencapai puncaknya di Bali pada Juli mendatang.

Sejumlah nama besar di industri musik Tanah Air dipastikan akan memeriahkan panggung Sunset di Kebun Series 2026. Di antaranya adalah Tulus, Fiersa Besari, Bernadya, Idgitaf, Hindia, .Feast, Dere, hingga Nadin Amizah.

Tingginya minat masyarakat sudah terlihat dari penjualan tiket di Bali yang dilaporkan telah habis terjual (sold out) jauh sebelum pelaksanaan pada 25 Juli 2026. Hal ini menunjukkan tren positif festival berbasis alam di tengah destinasi wisata utama Indonesia.

Ruang Hiburan dan Edukasi yang Berkelanjutan

Keberhasilan Sunset di Kebun Series pada tahun sebelumnya yang mampu menyerap lebih dari 52.000 pengunjung di enam lokasi strategis menjadi modal kuat bagi penyelenggaraan tahun ini.

Presiden Direktur PT Mitra Natura Raya, Michael Bayu A. Sumarijanto, berharap program ini mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pemahaman publik terhadap ekosistem.

"Kami ingin hiburan dan edukasi berjalan bersamaan. Di sini, pengunjung mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga alam dan keberlanjutan ekosistem sembari menikmati musik berkualitas," pungkas Michael.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com