Surabaya Disebut Level 2 Tapi PPKM Level 3

Surabaya Disebut Level 2 Tapi PPKM Level 3 - inilah.com
Foto Istimewa

Kota Surabaya masuk kategori level 2 sesuai asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI. Tetapi sesuai Inmendagri nomor 42 tahun 2021, Kota Surabaya masih menerapkan PPKM level 3. Penyebabnya apa?

Perlu diketahui bahwa asesmen Kemenkes RI penentuan level PPKM berdasarkan enam indikator.
Pertama kasus konfirmasi, lalu jumlah rawat inap, tingkat tracing, angka
kematian, positivity rate, dan tingkat keterisian rumah sakit.

Tetapi Inmendagri terbaru ada tambahan satu indikator, yakni tingkat capaian
vaksinasi. Alasan ini kemudian membuat Kota Surabaya masih menerapkan PPKM level 3. Mengingat capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi seperti Sidoarjo, dan Gresik belum memenuhi target pemerintah.

Baca juga  Kapan Perjalanan Umrah Dibuka? Ini Jawaban Menag

“Akhirnya Sidoarjo dan Gresik ini level 3. Karena Surabaya dalam Inmendagri masuk wilayah aglomerasi,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Selasa (14/9/2021).

Bila suatu daerah masuk kategori PPKM level 2, capaian vaksinasi
dosis pertama di masyarakat umum minimal 50 persen. Sementara vaksinasi
dosis pertama bagi lansia di atas 60 tahun, harus di atas 40 persen.

Capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Surabaya saat ini sudah mencapai 98,29 persen. Untuk capaian vaksinasi dosis pertama bagi lansia, sudah mencapai 89 persen. Tetapi Sidoarjo, capaian vaksinasi dosis pertama baru mencapai 44,45 persen. Dosis pertama untuk lansia 29,05 persen. Di Gresik, vaksinasi dosis pertama 42,59 persen. Untuk vaksinasi dosis pertama lansia baru 20,20 persen.

Baca juga  Bahaya Abu Vulkanis pada Mobil dan Cara Membersihkannya

“Karena Surabaya wilayah aglomerasi. Sementara Sidoarjo dan Gresik belum memenuhi variabel vaksinasi, akhirnya Surabaya Raya ini masuk kategori 3,” tutup Emil.

Tinggalkan Komentar