Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Surplus Neraca Perdagangan Buat IHSG Semringah

Surplus Neraca Perdagangan Buat IHSG Semringah - inilah.com
Foto: Antara

Neraca perdagangan Indonesia yang tetap surplus untuk Januari 2022 menjadi sentimen positif di bursa saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (15/2/2022) sore berakhir menguat.

IHSG tutup menguat 73,01 poin atau 1,08 persen ke posisi 6.807,5. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 12,68 poin atau 1,32 persen ke posisi 975,32.

“Katalis positif bagi IHSG hari ini yaitu surplusnya neraca perdagangan Indonesia bulan Januari sebesar 0,93 miliar dolar AS yang lebih besar dari konsensus yaitu 0,2 miliar dolar AS,” tulis Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Selasa (15/2/2022).

Baca juga
Inilah Saham-saham Pilihan Selasa, 10 Mei 2022

Surplus Neraca Perdagangan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus 0,9 miliar dolar AS pada Januari 2022 dengan nilai ekspor 19,16 miliar dolar AS dan impor 18,23 miliar dolar AS. Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia telah membukukan surplus selama 21 bulan beruntun.

Sementara itu, katalis negatif bagi indeks adalah indeks saham utama di bursa Wall Street yang terkoreksi seiring memanasnya tensi geopolitik di Ukraina.

Pembukaan menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih bertahan di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Baca juga
Punya Volatilitas Tinggi, BI Peringatkan Hati-hati dengan Uang Kripto

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dimana sektor perindustrian naik paling tinggi yaitu 2,23 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor infrastruktur masing-masing 1,42 persen dan 1,35 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi dan sektor transportasi & logistik masing-masing sebesar minus 0,12 persen dan minus 0,07 persen

Penutupan IHSG seiring aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar. Ini terlihat dari jumlah beli bersih asing di seluruh pasar sebesar Rp968,01 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp615,66 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.458.001 kali transaksi dengan jumlah perdagangan saham sebanyak 24,26 miliar lembar saham senilai Rp13,67 triliun. Sebanyak 268 saham naik, 251 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.

Baca juga
Ketemu di AS, Pertamina dan Chevron Kembangkan Bisnis Rendah Karbon di Indonesia

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 214,4 poin atau 0,79 persen ke 26.865,19, indeks Hang Seng turun 200,86 poin atau 0,82 persen ke 24.355,71, dan Straits Times meningkat 0,1 poin ke 3.421,3.

Tinggalkan Komentar