Senin, 27 Juni 2022
27 Dzul Qa'dah 1443

Survei Terbaru Charta Politika: Mayoritas Publik Dukung Reshuffle

Senin, 13 Jun 2022 - 20:00 WIB
Whatsapp Image 2022 06 03 At 6.21.14 Pm - inilah.com
Hasil survei terbaru Charta Politika Indonesia menunjukkan dukungan publik terhadap Presiden Jokowi untuk merombak kabinet (reshuffle). Foto: Antara

Survei terbaru Charta Politika Indonesia merilis 63,1% dari total 1.200 responden mendukung Presiden Jokowi merombak kabinet (reshuffle). Survei yang digelar pada 25 Mei-2 Juni 2022 menunjukkan kepuasan publik terhadap kinerja kabinet menurun dan reshuffle bisa menjadi solusi.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya menyebutkan, dalam survei yang digelar dengan wawancara tatap muka terhadap responden berusia 17 tahun ke atas, mayoritas memberi jawaban setuju, ketika ditanyai soal reshuffle. Survei yang menggunakan metode multistage random sampling ini memiliki margin of error 2,83%.

“Ketika kami uji lebih lanjut, 63,1 persen memang menyatakan setuju apabila dilakukan reshuffle,” kata Toto, dalam acara Rilis Survei Charta Politika: Membaca Situasi Politik dan Konstelasi Elektoral Pasca Rakernas Projo yang disiarkan secara daring, Senin (13/6/2022).

Baca juga
Tiga Periode, Pendukung Lihat Jokowi Sangat 'Suci'
Screen Shot 2022 06 13 At 13.43.38 - inilah.com
Hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja menteri dan reshuffle menteri yang dipaparkan di dalam acara Rilis Survei Charta Politika: Membaca Situasi Politik dan Konstelasi Elektoral Pasca Rakernas Projo yang disiarkan di platform Zoom Meeting, dipantau dari Jakarta, Senin (13/6/2022). Foto: Antara

Toto menyebutkan, hasil survei juga menunjukan lebarnya jarak antara kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan, dengan kepuasan publik terhadap kinerja menteri kabinet. Kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan berada pada angka 68,4% sedangkan kepuasan publik terhadap kinerja kabinet 53,5%.

Adanya selisih 14,9%, kata Toto, menggambarkan ketidakpuasan publik terhadap kinerja menteri. “Ketika kepercayaan publik ke pemerintah turun, menterinya turun lebih jauh lagi. Ketika tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah naik, kepuasan terhadap menteri tetap segitu-segitu saja,” ucap Yunarto.

Menghangatnya isu reshuffle sekarang ini, lanjut Toto, harus diperhatikan oleh pemerintah. Dengan adanya data mayoritas publik mendukung presiden merombak kabinet, maka langkah tersebut bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja menteri.

Baca juga
Said Didu: Tahun Ini Utang Pemerintah dan BUMN Nyaris Rp13 Ribu Triliun

“Memang dukungan atau dorongan dari publik untuk adanya reshuffle itu sangat besar, ada di angka 63,1 persen. Jauh dari yang menyatakan tidak setuju, hanya 24,3 persen,” ucapnya.

Dia menilai, sekarang ini merupakan momentum tepat bagi Jokowi untuk merombak kabinet. Namun reshuffle sekarang ini harus disesuaikan dengan kebutuhan kinerja, tidak terkait dengan tata ulang koalisi partai. “Ini momen yang tepat apabila betul Jokowi berencana melakukan reshuffle,” ujar Yunarto.

Tinggalkan Komentar