Kamis, 09 Februari 2023
18 Rajab 1444

Tagar Blokir Kominfo Trending di Twitter Buntut Kemarahan Gamer

Sabtu, 30 Jul 2022 - 09:30 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Blokir Kominfo (Foto Ilustrasi)
Blokir Kominfo (Foto Ilustrasi)

Jagat lini masa Twitter dihebohkan dengan kegeraman warganet (netizen) yang kebanyakan adalah gamer kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo). Hal itu lantaran platform kesayangan meraka untuk bermain game Steam diblokir, termasuk pula Epic Games dan DOTA yang sudah tidak bisa diakses.

Akun @teamsecret juga mengunggah komentar yang direspon ribuan akun lain. Dia membagikan beberapa aplikasi yang sudah tidak bisa digunakan oleh warga di Indonesia. “Steam, PayPal, Battlenet, Epic Games and other websites have been banned in Indonesia,” ujarnya.

Gara-gara keputusan Kemenkominfo yang dianggap merugikan, warganet mengajak rekannya untuk menganggungkan tagar memblokir balik lembaga yang dipimpin Johnny G Plate tersebut. Mereka mempertanyakan cara kerja Kemenkominfo yang seenaknya memblokir layanan daring.

Baca juga
Tifatul Sebut Pemerintah Berhak Cabut Izin TV Swasta yang Enggan Ikuti ASO

Pantauan Inilah.com, Sabtu (30/07/2022), tagar Blokir Kominfo memuncaki trending di twitter Indonesia dan sudah dicuitkan hingga 17 ribu lebih. Kebanyakan mereka mempertanyakan kebijakan kominfo yang dinilai terlalu terburu-buru dalam memblokir sejumlah layanan yang diblokir tersebut.

Screenshot (787) - inilah.com
=

“Layanan internet harusnya gak boleh dipegang sama Kominfo lagi selama yang masih duduk disana para boomer to*** asal blok gak jelas. Akses buat main game lewat Steam, Epic, dll saja diblokir masa Paypal juga ikutan, banyak loh yang nyari duit lewat Paypal. #BlokirKominfo,” kata pemilik akun @Fiar098

Akun @kevinpongmasak menyindir sebaiknya Kemenkominfo memblokir semuanya saja, termasuk internet agar seperti Korea Utara. “Wkwkw @kemkominfo ngelawak, duit dalam Paypal gimana dong? Ga bisa buka Steam, Origin, Epic Hames juga. Blokir saja semua biar jadi kayak korea utara,” ujarnya.

Baca juga
Tulis Surat Terbuka untuk Gofar, Arian Seringai: Lo Tuh Problematik!

Pemilik akun @AkunGratisan juga menunjukkan kekesalannya atas keputusan sepihak Kemenkominfo tersebut. “Paypal juga diblok ya. Selamat @kemkominfo, Anda sudah berhasil mematikan banyak mata pencaharian rakyatnya. Sekarang ayo dong github sama npm diblock #BlokirKominfo.”

Sebelumnya, kominfo memastikan bakal memberikan sanksi bagi 10 platform populer Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang tidak mendaftar hingga batas waktu 20 Juli 2022. Sanksi dilakukan secara bertahap, mulai dari teguran tertulis, denda administratif, hingga pemutusan akses atau pemblokiran.

Adapun ke-10 PSE yang dimaksud antara lain Amazon Inc untuk layanan e-commerce, Paypal, Yahoo search engine, Bing search engine, Epic Games, Steam gim online, Dota gim online, CS gim online, Battle Net, dan Origin.

“Kalau mereka belum mendaftar sampai dengan pukul 23.59 WIB, saya sekali lagi meminta maaf kepada masyarakat untuk layanan ini sementara waktu sampai menungggu mereka melengkapi pendaftaran tidak bisa diakses di Indonesia,” tegas Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkoninfo Semuel Abrijani.

Tinggalkan Komentar