Jumat, 27 Januari 2023
05 Rajab 1444

Tahun Depan Indonesia Tentukan Harga CPO Dunia, Bappebti Jangan PHP

Rabu, 19 Okt 2022 - 20:28 WIB

Mudah-mudahan ini bukan PHP atau pemberi harapan palsu. Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdahgangan berjanji tahun depan Indonesia tentukan harga minyak sawit mentah (CPO).

Ya, betul, Bappebti Kemendag menargetkan setahun ke depan, komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) Indonesia ditetapkan sebagai harga acuan dunia.

Modal kuat dari keinginan itu, tentu saja karena market share CPO RI yang cukup tinggi di dunia. “CPO kita 40 persen share dunia dari Indonesia. Bikin harga dong. Masak kita lihat Rotterdam (Belanda),” ujar Plt Kepala Bappebti Kemendag, Didid Noordiatmoko, Jakarta, Rabu (19/10/2022).

Baca juga
Tertolong Lebaran, Industri Tekstil Tumbuh 12 Persen

Didid menambahkan, kasus kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng yang sempat terjadi beberapa waktu lalu menyadarkan pemerintah bahwa meski merupakan negara produsen CPO terbesar dunia, harga komoditas tersebut masih mengacu pada pada bursa di Rotterdam dan Malaysia.

“Yang menggelitik kami di Bappebti, kasus minyak goreng kemarin itu ternyata kita masih mengacu harga dunia, kita tidak punya,” kata dia.

Didid menuturkan, pihaknya akan berdiskusi perihal tata kelola dan tata niaga CPO dengan pemangku kepentingan terkait, mulai dari Kementerian/Lembaga, hingga pelaku usaha terkait apa saja yang perlu dilakukan agar komoditas CPO bisa diperdagangkan di bursa berjangka.

Baca juga
Harga Minyak Goreng Naik Bukan Karena Program B30

Menurutnya, transaksi di bursa berjangka akan membuat tata kelola komoditas bisa lebih transparan, mulai dari pembentukan harga hingga volume perdagangan. “Ketika sudah transparan, kebijakan lainnya bisa diambil. Apakah mau DMO, DPO, itu nanti dari situ. Lebih mudah,” ucapnya.

 

Tinggalkan Komentar