Tahun Ini, 635.000 Orang di Afghanistan Terusir dari Rumah

Tahun Ini, 635.000 Orang di Afghanistan Terusir dari Rumah - inilah.com
(asia.nikkei.com)

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB atau Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA) mengungkapkan bahwa di tahun ini sebanyak 635.000 orang di Afghanistan terusir dari rumah mereka akibat kekerasan.

Lebih dari 12.000 orang baru-baru ini mengungsi ke Kabul, kebanyakan dari Provinsi Panjshir.

OCHA bersama sejumlah mitra mereka berhasil menjangkau 8 juta orang pada paruh pertama 2021

Sekitar 1.300 orang yang terlantar di Kabul akan segera menerima bantuan.

Mengutip kantor berita Xinhua, OCHA mengatakan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi atau International Organization for Migration (IOM) telah menyerahkan bantuan kepada 9.300 lebih pengungsi di Provinsi Kunar.

Baca juga  Meraba Perdamaian Wajah Pemerintahan Taliban Jilid II

Program Pangan Dunia atau World Food Programme (WFP) akan menyalurkan jatah makanan periode Oktober 2021-Januari 2022, yang menjangkau ratusan ribu orang rentan, kata OCHA. Sekitar 63.000 orang di Provinsi Maidan Wardak juga akan menerima bantuan makanan.

Layanan kesehatan juga menjadi prioritas dalam bantuan kemanusiaan.

Wabah campak di distrik Yawan dan Raghistan di Provinsi Badakhshan berimbas pada sedikitnya 29 anak.

Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) membantu rumah sakit daerah Nimroz untuk memasang mesin PCR baru berkapasitas 70-90 tes per hari, kata OCHA. Alat itu memungkinkan penambahan jumlah tes COVID-19 secara signifikan.

Baca juga  PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Pede Tangani COVID-19

Tinggalkan Komentar