Kamis, 06 Oktober 2022
10 Rabi'ul Awwal 1444

Taiwan Terus Terima Ancaman China Setelah Kunjungan Ketua DPR AS

Minggu, 07 Agu 2022 - 10:57 WIB
Taiwan Ancaman China
(ilustrasi)

Pemerintah Taiwan mengaku terus menerima ancaman militer dari China setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke pulau itu.

Setelah kunjungan Pelosi pada 2 Agustus, Taiwan terus menerima ancaman militer dari China, menurut keterangan dari Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taiwan (TETO) di Indonesia yang diterima di Jakarta, Sabtu (6/8/2022).

Menurut TETO, China telah mengumumkan akan menggelar latihan militer selama tiga hari berturut-turut pada 4-7 Agustus dengan latihan tembakan langsung di total enam wilayah perairan –sisi utara, timur laut, barat laut, timur, selatan, dan barat daya– dan wilayah udara Taiwan.

“Latihan militer ini telah memblokade laut dan udara Taiwan, mempengaruhi operasional 17 jalur pelayaran internasional dan tujuh pelabuhan internasional dari Taiwan, dan beberapa latihan telah menginvasi perairan teritorial, wilayah berdekatan dan wilayah udara Taiwan,” kata Perwakilan TETO John Chen seperti disampaikan dalam keterangan tersebut.

Baca juga
Taiwan Diguncang 70 Kali Gempa Susulan Sejak Akhir Pekan Lalu

Pihak Taiwan menilai aksi latihan militer China dapat mengganggu stabilitas kawasan dan selat Taiwan serta mengganggu hak dan kepentingan dari pesawat terbang dan kapal laut yang akan melintas di kawasan.

“Selain itu, perdamaian di Selat Taiwan sangat penting bagi perdamaian dan stabilitas regional, dan pada saat bersamaan juga akan mempengaruhi kesejahteraan sebagian besar diaspora Indonesia di Taiwan,” ujar Chen.

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh kalangan masyarakat di Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas dengan Taiwan.

Sebelumnya, sedikitnya lima otoritas di China mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi, sementara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menggelar latihan militer di dekat Taiwan.

Baca juga
China Dilanda Cuaca Ekstrem, Panas Menyengat Sampai Hujan Lebat

Pernyataan itu dikeluarkan tak lama setelah pesawat yang ditumpangi Pelosi mendarat di Bandara Songshan, Taipei, Taiwan, Selasa (2/8/2022) malam.

Kelima otoritas tersebut menganggap kunjungan Pelosi itu telah merusak fondasi kemitraan China-AS dan China akan mengambil tindakan yang diperlukan guna melindungi kedaulatan dan integritas wilayahnya.

Semua konsekuensi harus ditanggung oleh AS dan kelompok separatis ‘Kemerdekaan Taiwan’, kata pihak Kemenlu China dalam pernyataan itu.

Kelima otoritas China tersebut adalah Kementerian Luar Negeri (MFA), Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NPC), Komite Sentral Partai Komunis China (CPC) Urusan Taiwan, Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (CPPCC) Urusan Luar Negeri, dan Kementerian Pertahanan Nasional (MND).

Baca juga
Kekhawatiran Pasokan di Seluruh Dunia Bangkitkan Harga Minyak

Tak lama setelah Pelosi mendarat di Taiwan, Komando Armada Timur PLA langsung menggelar latihan dan operasi militer bersama di sekitar Pulau Taiwan.

Tinggalkan Komentar