Tak Ada Pengeluaran APBD untuk Formula E, Jakpro Sebut Sudah Ada Sponsor yang Stand By

Tak Ada Pengeluaran APBD untuk Formula E, Jakpro Sebut Sudah Ada Sponsor yang Stand By - inilah.com

PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro sudah mendapatkan stand by sponsor untuk penyelenggaraan Formula E 2022 di Jakarta. BUMD tersebut optimistis ke depannya ajang balap mobil listrik itu terselenggara tanpa menggunakan APBD.

Direktur Pengelolaan Aset Jakpro Gunung Kartiko menyebut bahwa pihaknya sudah mengamankan beberapa stand by sponsor yang akan mendukung penyelenggaraan ajang Formula E di Jakarta selama tiga musim. “Sudah ada beberapa stand by sponsor yg akan mendukung formula E,” ujar Gunung di Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Dia tidak menjelaskan secara lebih terperinci mengenai sponsor yang sudah stand by sponsor mendukung ajang tersebut. Namun, Gunung menyebut biaya penyelenggaraan Formula E selanjutnya dipastikan tidak menggunakan APBD.

Baca juga  Tanggapi Survei BPS, Anies: Warga Jakarta Makin Matang Berdemokrasi

Adapun, dia mengaku nilai sponsor Formula E yang akan digelar di Ibu Kota tersebut untuk sampai dengan saat ini belum final. “Kami optimistis gelaran Formula E ini bisa terselenggara dengan sukses dengan dukungan sponsor,” sambungnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan tidak ada pengeluaran biaya dari APBD DKI Jakarta untuk Formula E di masa pandemi. Pelunasan commitment fee untuk acara balap mobil listrik itu telah selesai pada 2019, dan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Formula E disepakati bersama antara eksekutif dengan legislatif pada 2020.

“Pembayaran sudah dilakukan semua di tahun 2019, jadi kalau ada yang bilang dananya untuk pandemi, dananya sudah dibayar dulu tahun 2019,” ucap Anies, Rabu (20/10/2021).

Baca juga  Inilah 19 Provinsi yang Serapan Anggarannya Jeblok, Hanya Diberi Surat Teguran Mendagri Tito

Anies pun mengaku heran dengan langkah DPRD DKI ingin mengajukan hak interpelasi terkait Formula E. Alasannya, pembiayaan Formula E telah disepakati bersama antara eksekutif dengan legislatif dalam Peraturan Daerah (Perda) APBD 2020.

“Jadi agak unik ketika kemudian Dewan menginterpelasi program yang memang ada di dalam Perda. Kan itu tertuang dalam Perda APBD kita,” ucapnya.

Dengan adanya Perda APBD 2020, maka wajar jika acara balap mobil listrik itu terlaksana pada 2020. Namun rencana itu terpaksa diundur seiring dengan pandemi yang mulai melonjak di seluruh dunia.

Anies juga menerangkan alasan memilih waktu tiga tahun untuk menjadi tuan rumah Formula E. Perawatan infrastruktur seusai acara yang menjadi pertimbangan.

Baca juga  Pemerintah Hapus Aturan Wajib Antigen/PCR Jalur Darat 250 Km

Sebagaimana diketahui, kompetisi balap mobil listrik Formula E bakal digelar pada 4 Juni 2022 di Jakarta. Jadwal balap Formula E tercatat dalam kalender balapan musim kedelapan 2021/2022 yang ditetapkan FIA World Motor Sport Council di Paris, pada 15 Oktober 2021.

Terkait dengan hal itu, Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E Alberto Longo mengapresiasi pemerintah Indonesia, khususnya DKI Jakarta, karena telah bersedia menjadi tuan rumah Formula E.

Tinggalkan Komentar