Jumat, 12 Agustus 2022
14 Muharram 1444

Tak Bagikan Dividen Masih Rugi, PORT Justru akan Lakukan Efisiensi

Selasa, 28 Jun 2022 - 20:34 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Editor : Ibnu Naufal
Tak Bagikan Dividen Masih Rugi, PORT Justru akan Lakukan Efisiensi
Pt Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (port)/ist

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk atau PORT memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun buku 2021. PORT memutuskan tak membagikan dividen karena perseroan masih menganggung rugi.

Selan memutuskan tidak membagikan dividen kepada investor, RUPST juga memutuskan untuk melakukan efisiensi untuk keberlangsungan operasional perseroan ke depannya.

“Hasil rapat tadi kami sepakat tidak akan membagikan dividen karena perusahaan masih mengalami kerugian di tahun 2021. Kami masih belum ada rencana aksi korporasi tertentu. Kami melihat dulu keadaan pasar dan keadaan industri di tahun 2022,” ujar Direktur Utama PORT, Paul Krisnadi dalam Paparan Publik PORT secara virtual, Selasa (28/6/2022).

Baca juga
Mantap! XL Axiata Guyur Dividen Rp552 Miliar

Dia menambahkan, perusahaan pada kuartal pertama 2022 membukukan laba bersih Rp5,6 miliar setelah sebelumnya mencatatkan rugi bersih sebesar Rp10,1 miliar pada kuartal I-2021.

Dari sisi pendapatan, perseroan juga menunjukkan pertumbuhan 4 persen menjadi Rp278,7 miliar dari yang sebelumnya tercatat sebesar Rp267 miliar di kuartal pertama 2021.

PORT sudah menyusun rencana belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp10 miliar. Capex ini akan perseroan gunakan untuk peremajaan truk di dalam peti kemas.

Sementara itu, untuk sisa tahun 2022, PORT akan melakukan efisiensi untuk mencapai target pendapatan. Paul memperhitungkan dampak perang Rusia-Ukraina terhadap bisnis perseroan. Tetapi, jika tidak terlalu berdampak, Paul optimis sesuai target.

Baca juga
Penjualan Merosot, Ace Hardware Tetap Bagikan Dividen Rp20,59 per Saham

“Dari sisi pertumbuhan volume, kami akan berusaha menahankan market share. Mudah-mudahan tidak terjadi yang jelek untuk pergerakan peti kemas internasional atau dalam negeri dari efek perang Ukraina,” kata Paul.

Tinggalkan Komentar