Kamis, 18 Agustus 2022
20 Muharram 1444

Tak Dipertandingkan di PON XX, UAH Gelar Turnamen Tenis Meja

Minggu, 17 Okt 2021 - 13:18 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
Tak Dipertandingkan di PON XX, UAH Gelar Turnamen Tenis Meja - inilah.com

Lantaran tak masuk cabang olahraga (cabor) Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Ustaz Adi Hidayat (UAH) berinisiatif menggelar turnamen tenis meja tingkat nasional mulai 22-24 Oktober 2021.

Ini dilakukan demi menjaga nafas olahraga tenis meja di tanah air sekaligus merayakan peringataan tiga momen spesial yakni Sumpah Pemuda, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Hari Santri.

“22 sampai dengan 24 Oktober kita akan menyambut momentum Sumpah Pemuda, Maulid Nabi Muhammad SAW, dan Hari Santri dengan mengadakan kompetisi untuk cabang tenis meja tingkat nasional yang spesial diselenggarakan,” kata UAH kepada Inilah.com, Minggu (17/10/2021).

Baca juga
Pertarungan Adu Gengsi Jabar, Jatim dan DKI Jakarta di Cabang Karate PON Papua

Dengan tiga momentum tersebut, UAH berharap semangat atlet serta seluruh insan tenis meja nasional bisa ikut berpartisipasi di tengah ketidakpastian dunia tenis meja nasional akibat dualisme kepemimpinan.

“Insya Allah bersama atlet terbaik dari seluruh wilayah Indonesia setiap provinsi mengirimkan perwakilan terbaiknya dengan 16 artis utama tadi nasional Insyaallah dengan apresiasi,” ungkapnya.

Sebagai hadiah, kompetisi yang disponsori Mumtaz Raiz Foundation ini siap menerbangkan finalis ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji.

Bagi peserta yang beragama nonmuslim, panitia juga sudah menyiapkan hadiah pengganti yang setimpal.

“Yang penting olahraga tetap maju berjumpa di Graha Sanusi Bandung pada 22 sampai 24 Oktober yang akan datang bersama tim tenis meja nasional,” tandasnya.

Baca juga
Mumtaz Raiz Foundation Dukung Turnamen Tenis Meja UAH Super Series 2021

Diketahui, cabor tenis meja tidak dipertandingkan dalam ajang PON XX Papua 2021 yang digelar 2-15 Oktober 2021 kemarin. Ini terjadi karena masih adanya konflik dualisme yang ada di tubuh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

Kondisi tersebut tentunya sangat mengecewakan para atlet tenis meja di seluruh daerah karena tidak bisa menunjukkan prestasi terbaik di ajang pesta olahraga terbesar di Indonesia.

Tinggalkan Komentar