Tak Kuat Lawan Gempuran Android, Samsung Tutup Toko Aplikasi Tizen

Tizen OS - inilah.com

Samsung akhirnya resmi menutup toko aplikasi bawaan untuk sistem operasi karyanya, Tizen OS, pada tahun 2022 ini. Kini pengguna smartphone Samsung bersistem operasi tersebut tidak lagi dapat mengunduh atau memperbarui aplikasi dari Tizen App Store.

Melansir GizChina, Sistem operasi besutan Samsung ini digunakan oleh smartphone Samsung seri Z, terdiri dari Samsung Galaxy Z1, Galaxy Z2, Galaxy Z3, dan Galaxy Z4. Namun Samsung tidak serta merta menutup toko aplikasi Tizen Store.

Upaya penutupan toko aplikasi ini telah dimulai sejak bulan Juni 2021 lalu, dengan tidak lagi dapat diakses oleh pengguna baru. Penutupan layanan Tizen Store ini juga diikuti oleh penutupan situs resmi dan aplikasinya.

Baca juga  Honda Akan Intergrasikan Layanan Google ke Semua Mobil Baru Mulai 2022

Jika pengguna mengunjungi aplikasi atau situs web Tizen Store, maka situs atau aplikasi tidak dapat diakses dan akan menampilkan kode kesalahan di layar, seperti yang dilaporkan oleh TizenHelp.

Penutupan toko aplikasi Tizen Store ini menandai keseriusan Samsung dalam meninggalkan sistem operasi karyanya, Tizen OS. Samsung juga telah meninggalkan Tizen OS yang digunakan pada smartwatch karyanya.

Tizen OS umumnya digunakan sebagai software pendukung Galaxy Watch. Namun kini, Samsung telah beralih ke sistem operasi hasil kerjasamanya dengan Google, WearOS, sebagai sistem operasi pada smartwatch karyanya.

Selain itu, Samsung juga telah memperkenalkan antarmuka baru untuk smartwatch, bertajuk One UI Watch, berbasis Wear OS. Sebagai pengingat, Tizen OS merupakan sistem operasi bersifat terbuka atau Open Source, dengan inti program atau kernel Linux.

Baca juga  Facebook Ganti Nama, Perusahaan Kanada Ini Kecipratan Rejeki

Sistem operasi ini dikembangkan secara mandiri oleh Samsung, dan tidak hanya ditujukan untuk smartphone dan tablet, juga untuk perangkat multimedia seperti kendaraan, televisi, smartwatch dan lainnya.

Tinggalkan Komentar