Kamis, 08 Desember 2022
14 Jumadil Awwal 1444

Tanggapi Komentar Said PDIP, Demokrat: Jangan Terlalu Reaktif Bila Pemerintah Dikritik

Selasa, 22 Nov 2022 - 12:44 WIB
Img 7515 - inilah.com
Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra. (Foto: Inilah.com/Harris Muda)

Koordinator Juru Bicara (Jubir) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan tidak perlu terlalu reaktif, jika kebijakan pemerintah dikritisi oleh partai oposisi. Ia juga meminta agar pemerintah lebih fokus pada substansi yang dikritisi oleh partai oposisi.

“Bukan malah mengalihkan ke hal-hal yang tidak menjadi substansi atau inti dari kritik kami,” ujar Herzaky di Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Menurutnya, kritik adalah hal yang biasa dalam demkorasi. Sebab, tuturnya, ada tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas check and balances untuk memastikan kebijakan pemerintah tidak ugal-ugalan.

Herzaky menyebut, bila pemerintah memiliki kebijakan yang baik bagi rakyat, tentu Demokrat akan mendukung. Namun tidak dengan berbagai kebijakan pemerintah belakangan ini, yang justru semakin menyengsarakan rakyat.

Baca juga
Jelang Pilpres 2024, Megawati Minta Ganjar Disiplin dalam Berpartai

Dia pun menyoroti langkah pemerintah yang dinilai terlalu jor-joran mengeluarkan anggaran untuk proyek mercusuar yang tidak ada manfaat langsung untuk rakyat. Sehingga menurutnya, tentu Demokrat harus berupaya sebisa mungkin agar anggaran negara, dapat digunakan secara optimal oleh pemerintah.

“Tapi, kalau memang kebijakan pemerintah tidak ada manfaatnya untuk rakyat, masak kami diam aja? Kasihan rakyat, diminta berkorban terus oleh pemerintah, tapi pemerintah tidak juga menunjukkan teladan baik dalam mengelola anggaran,” terangnya.

Sebelumnya, ketua DPP PDIP Said Abdullah menyinggung bahwasanya PDIP selama menjadi partai oposisi di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tak pernah mengganggu program pemerintah.

Baca juga
PDIP Disebut Lebih Solid Dukung Puan Ketimbang Ganjar untuk Maju Pilpres

“Ketika PDIP berposisi sebagai oposan, oposisi PDIP selalu pada kebijakan. PDIP tidak pernah oposisi terhadap program pemerintah. Maka selama pemerintahan Bapak SBY, oposisi yang kami lakukan selalu terhadap kebijakan-kebijakan Bapak Presiden. Oleh karena itu, publik bisa menerima itu,” kata Said, Senin (21/11/2022).

Ketua Banggar DPR ini menyebut bahwa selama menjadi partai oposisi, PDIP lebih mengkritisi kebijakan pemerintah bukan programnya. “Kami tidak pernah selama oposisi mengganggu program-progam pemerintah. Karena kami yakini meski kami oposan program pemerintah adalah untuk rakyat,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar