Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Tangis Mourinho Warnai Keberhasilan AS Roma ke Final Europa Conference League

2021 09 23t202719z 406137782 Up1eh9n1kthdc Rtrmadp 3 Soccer Italy Rom Udi Report - inilah.com
Pelatih AS Roma Jose Mourinho mengarahkan pemainnya saat melawan Udinese dalam laga Liga Italia di Stadio Olimpico, Roma, Italia, Kamis (23/9/2021). Roma menang 1-0 dalam laga itu. Foto: Antara Foto/Reuters/Alberto Lingria/foc.

Selebrasi emosional berupa tangis haru Jose Mourniho warnai kemenangan AS Roma kontra Leicester City di partai semifinal leg kedua Europa Conference League, Jumat (6/5/2022). Hasil 1-0 sudah cukup membawa AS Roma tampil di partai puncak kompetisi kasta ketiga Eropa itu.

Tangis haru Mourinho tak terbendung setelah sang pengadil lapangan yang mengawal laga Roma versus Leicester City meniup peluit panjang. Bukan tanpa sebab, pelatih kawakan ini sukses mengukir sejarah bagi Roma tampil di partai puncak gelaran Eropa pertama kali sejak 31 tahun.

“Anda dapat melihat apa artinya ini bagi José. Dia akan melakukan apa saja untuk membawa kota ini, klub ini, menuju kejayaan. Dan jujur ​​​​saja, ini adalah pesan kepada dunia bahwa dia masih yang spesial,” tulis salah satu akun Twitter pendukung AS Roma.

Baca juga
Skuad Lengkap, Persija Bertekad Hapus Catatan Buruk Kontra Persebaya

Bukan hanya itu, Mourinho bisa jadi mencatatkan sejarah sebagai pelatih tersukses di tanah Eropa yang mampu tampil di tiga kompetisi top antar benua biru.

Tercatat, Mou mampu menggondol dua trofi Liga Champions bersama FC Porto dan Inter Milan. Sementara satu piala Liga Europa mampu ditorehkan The Special One untuk tim asal Inggris, Manchester United.

Dalam partai semifinal leg kedua, Gol semata wayang Tammy Abraham membuat AS Roma unggul secara agregat 2-1, demikian catatan laman resmi UEFA.

Roma sudah memberi ancaman pada menit ke-8. Pelanggaran Ricardo Pereira kepada Nicola Zalewski berujung tendangan bebas Lorenzo Pellegrini.

Baca juga
Bukan EPL atau La Liga, Serie A Kini Kompetisi Paling Kompetitif di Eropa

Namun, kiper Leicester, Kasper Schmeichel berhasil menghalaunya.

Roma akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-11. Sepak pojok Pellegrini disambut Tammy Abraham dengan sundulan yang sukses menjebol gawang Leicester. Skor menjadi 1-0.

Roma bermain bertahan hingga sisa pertandingan dan berhasil mempertahankan keunggulan mereka sampai peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tidak berubah.

Roma berhak melaju ke final pada 26 Mei 2022 di Albania menghadapi Feyenoord Rotterdam usai menyingkirkan Marseille dengan agregat 3-2. [yud]

Tinggalkan Komentar