Jumat, 19 Agustus 2022
21 Muharram 1444

Tarif Penginapan Tamu MotoGP Terserah Warga Tapi Jangan Terlalu Mahal

Sabtu, 15 Jan 2022 - 07:15 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
33 - inilah.com
Foto: Antara

Penetapan tarif rumah alternatif penginapan bagi tamu MotoGP di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) diserahkan kepada masing-masing warga. Namun, harga yang ditetapkan diminta tidak terlalu tinggi.

Demikian disampaikan Vice President Marketing Hospitality of Indonesia Network (HIN) Irfansyah. “Untuk masalah tarif rumah warga yang akan dijadikan penginapan alternatif MotoGP, kita serahkan langsung ke pemilik rumah,” katanya di sela pertemuan dengan pihak Dinas Pariwisata Kota Mataram, di Mataram, Jumat (14/1/2022).

Dengan demikian, katanya, silahkan warga Kota Mataram yang memiliki rumah atau kos-kosan yang tidak ditempati mendaftar dan menentukan sendiri harga sewa rumah masing-masing.

Sementara HIN tinggal mengikuti standar yang ditetapkan warga untuk dipromosikan melalui aplikasi yang sudah disiapkan. “Tapi tentunya tidak semahal di Traveloka atau booking.com,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan terkait dengan kesiapan Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram menyediakan 25.000 tempat tidur dari rumah warga untuk dijadikan penginapan alternatif tamu MotoGP yang akan berlangsung 20 Maret 2022 di Sirukuit Pertamina Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.

Baca juga
Tiket Harian WSBK Mandalika Mulai Dijual, Ini Harganya

Dikatakan, untuk menarik para tamu diharapkan harga yang ditetapkan masyarakat tidak terlalu tinggi. “Jangan sampai ada kesan, kok homestay mahal,” katanya.

Sebaliknya, tamu bisa mendapat perbandingan meskipun jarak Kota Mataram ke lokasi Sirkuit Pertamina Mandalika jauh, tapi kalau bisa memberikan harga murah bisa jadi tamu akan memilih rumah penginapan alternatif di Kota Mataram.

“Tarif sewa rumah yang murah di Mataram bisa jadi pilihan tamu kendati jarak yang jauh ke Mandalika,” katanya.

Lebih jauh Irfansyah memberikan gambaran, beberapa tarif sewa rumah warga di seputaran Kampung Wisata Mandalika, Lombok Tengah, yang sudah disurvei sekitar Rp150.000-200.000 per malam. Sedangkan rumah yang menggunakan AC tarifnya berkisar Rp300.000-350.000 per malam.

Baca juga
Sambut MotoGP 2022, Garuda Tambah 236 Penerbangan Dari dan Menuju Lombok

“Harapan kita, tarif untuk di Kota Mataram juga bisa menyesuaikan,” kata Irfansyah yang sejauh ini belum mendapatkan data final rumah warga Kota Mataram yang siap menjadi penginapan alternatif saat MotoGP.

Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan dengan melihat kondisi perumahan penduduk di Kota Mataram, kesiapan untuk 25.000 tempat tidur tidak memungkinkan.

Tapi pihaknya akan berusaha menyiapkan secara maksimal berapapun rumah yang siap menjadi penginapan alternatif bekerja sama dengan lurah dan camat.

“Termasuk kos-kosan yang kosong akan kita data dan ini bisa menjadi peluang bagi masyarakat,” katanya.

Tinggalkan Komentar