Kamis, 02 Februari 2023
11 Rajab 1444

Taspen Gandeng PPATK untuk Cegah TPPU dan Dana Terorisme

Rabu, 12 Okt 2022 - 16:28 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Taspen Gandeng PPATK untuk Cegah TPPU dan Dana Terorisme
Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Taspen dan PPATK Terkait Aliran TPPU dan Dana Terorisme - Foto: ist

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk meningkatkan penerapan Good Corporate Governance (GCG). Kerja sama ini juga bertujuan untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Direktur Utama TASPEN A.N.S. Kosasih mengatakan kerja sama ini sebagai langkah perseroan untuk meningkatkan tata kelola perusahaan khususnya untuk mencegah TPPU dan pendanaan terorisme.

Menurutnya, kerja sama ini juga untuk meningkatkan budaya kepatuhan di lingkungan kerja perusahaan seluruh Indonesia dan berlaku untuk seluruh grup Taspen. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Taspen dan menjadi upaya perusahaan memberikan pelayanan terbaik untuk peserta.

Baca juga
Taspen Apresiasi Pemda dengan Pemenuhan Hak dan Kewajiban ASN Terbaik

“Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman ini, diharapkan dapat meningkatkan awareness seluruh Insan Taspen terhadap Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme dan secara tegas akan memberi hukuman keras terhadap seluruh Insan Taspen yang terlibat dalam pencucian uang dan tindak terorisme,” kata Kosasih dalam keterangan persnya, Rabu (12/10/2022).

Dia mengatakan, Taspen juga bekerja sama dengan penegak hukum kepatuhan lain mulai dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), Polri dan Mahkamah Konstitusi (MK).

Pada kegiatan ini, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana juga memberikan sosialisasi terkait penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme kepada Seluruh Insan Taspen. Sosialisasi ini menjadi ruang diskusi sehat, pemberian saran dan masukan antara kedua belah pihak, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan sosialisasi dengan bidang kerja PPATK.

Baca juga
Jasindo Berkomitmen Terapkan Good Corporate Governance

“Perkembangan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme kini semakin berkembang dan patut diwaspadai. Taspen sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jaminan asuransi sosial tidak terlepas dari risiko ini,” katanya.

Dia mengatakan dengan kerja sama ini, PPATK berharap seluruh jajaran Taspen bisa meningkatkan kewaspadaannya terhadap segala bentuk pencucian uang dan tindak pendanaan terorisme yang mungkin dapat terjadi di lingkungan Taspen.

“Yakinlah PPATK selalu siap untuk kebersamaan dan saling menjaga untuk keberlangsungan Taspen. Ke depan, kami berharap dapat bersama-sama untuk meningkatkan kesadaran dan secara aktif menerapkan program anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme di lingkungan perusahaan untuk kepentingan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Baca juga
Pengacara Brigadir J Minta PPATK Telusuri Harta Ferdy Sambo

 

Tinggalkan Komentar