Kamis, 14 Mei 2026 | 26 Dzulqa'dah 1447
inilah.comototeknocyberlifeTelkomsel, Indosat, XL Ikut Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Kemkomdigi

Telkomsel, Indosat, XL Ikut Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Kemkomdigi

Ibnu Medium.jpeg
Rabu, 6 Mei 2026 - 02:15 WIB
Share
Menara Base Transceiver Station (BTS). (Foto: Dokumentasi Kominfo)

Menara Base Transceiver Station (BTS). (Foto: Dokumentasi Kominfo)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung
KecilBesar

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi mengumumkan tiga operator seluler besar di Indonesia—yakni XLSmart, Indosat, dan Telkomsel—turut berpartisipasi dalam lelang pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz. 

Lelang ini menjadi langkah krusial untuk memperluas jangkauan layanan 4G dan 5G hingga ke wilayah pelosok Tanah Air.

Keikutsertaan ketiga perusahaan telekomunikasi tersebut ditandai dengan pengambilan akun sistem e-Auction di Kantor Kemkomdigi, Jakarta Pusat, pada 29-30 April 2026 lalu.

"Selanjutnya Penyelenggara Telekomunikasi yang telah mendapatkan akun sistem e-Auction dapat melakukan pengunduhan Dokumen Seleksi," tulis pernyataan resmi Kemkomdigi yang diterima pada Selasa (5/5/2026).

Tenggat Waktu Unduh Dokumen dan Tanya Jawab 

Pemerintah memberikan batas waktu pengunduhan Dokumen Seleksi hingga Kamis, 7 Mei 2026 pukul 15.00 WIB. Setelah tahapan tersebut selesai, operator seluler akan berstatus sebagai Calon Peserta Seleksi.

Bagi calon peserta yang merasa ada substansi dokumen yang kurang dipahami, Kemkomdigi membuka ruang pertanyaan. Daftar pertanyaan harus dikirimkan dalam format PDF yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama, Presiden Direktur, atau direktur berwenang. Batas akhir penyampaian pertanyaan ini dijadwalkan pada Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB melalui sistem e-Auction.

Misi Perluasan Internet ke Pelosok 

Lelang frekuensi ini secara resmi didasarkan pada Keputusan Menteri Komdigi Nomor 175 Tahun 2026. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, sebelumnya menegaskan bahwa seleksi pengguna pita frekuensi ini adalah kunci pemerataan akses digital.

"Dengan dibentuknya tim seleksi melalui Kepmen, maka proses ini sudah resmi dimulai. Harapannya adalah perluasan layanan 4G dan 5G bisa lebih banyak lagi dirasakan hingga ke pelosok," ungkap Meutya pada Kamis (9/4) lalu.

Sebagai informasi, spektrum 700 MHz adalah pita low-band atau digital dividend yang didapat dari sisa migrasi siaran TV analog ke digital (ASO). Pita ini memiliki keunggulan berupa cakupan sinyal yang sangat luas dan daya tembus hambatan fisik yang kuat. 

Sementara itu, pita 2,6 GHz merupakan mid-band yang sangat ideal untuk menopang kapasitas saluran besar dan kecepatan transmisi data tingkat tinggi khas teknologi 5G.

0 suka
0 bookmark
Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com