Tembok SDN di Tebet Roboh, Bagaimana Nasib Belajar Siswa?

Petugas gabungan menangani tembok roboh di SDN Tebet Barat 08 Pagi, Jakarta, Selasa (5/5/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan robohnya tembok SDN Tebet Barat 08, Jakarta Selatan, disebabkan oleh faktor alam dan tidak berdampak pada struktur utama bangunan sekolah. Pernyataan ini disampaikan di tengah temuan adanya kerusakan pada turap yang sudah terjadi sebelumnya.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan hasil pengecekan awal menunjukkan kerusakan hanya terjadi pada bagian tembok pembatas.
"Hasil awal menunjukkan kerusakan terbatas pada tembok pembatas akibat faktor alam, bukan struktur utama gedung sekolah," kata Nahdiana, Rabu (6/5/2026).
Ia memastikan proses penanganan akan segera dilakukan setelah evakuasi puing rampung dalam waktu dekat. Pemprov menargetkan kegiatan belajar mengajar bisa kembali normal secepatnya.
"Dengan prioritas pemulihan infrastruktur pendukung agar kegiatan belajar mengajar tatap muka dapat kembali normal sesegera mungkin," ucapnya.
Di sisi lain, pihak sekolah mengungkap kondisi turap yang menjadi penopang tembok sudah lama mengalami kerusakan. Kepala SDN Tebet Barat 08, Daryono, menyebut terdapat banyak retakan dan lubang pada turap sebelum kejadian.
"Ya, jadi memang turap itu sudah agak, apa namanya ya, banyak yang bergaris, berlubang gitu kan," kata Daryono.
Ia menjelaskan, posisi tembok yang berdiri di atas turap membuat kondisi semakin rentan, terlebih saat curah hujan tinggi mengguyur kawasan tersebut. Kombinasi antara struktur penopang yang melemah dan faktor cuaca diduga menjadi pemicu utama robohnya tembok.
Peristiwa ini memunculkan perhatian terhadap kondisi infrastruktur penunjang sekolah, terutama bagian yang tidak selalu terlihat namun memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan lingkungan belajar.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.