Tepati Janji, Gubernur Anies Bangun 3 Kampung Susun Korban Gusuran Ahok

Tepati Janji, Gubernur Anies Bangun 3 Kampung Susun Korban Gusuran Ahok - inilah.com

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buktikan janji anti gusur. Dirinya bahkan membangun 3 kampung susun sebagai tempat tinggal warga korban gusuran era Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Pada Kamis (14/10/2021), Gubernur Anies meresmikan pembangunan Kampung Susun Kunir di Taman Sari, Jakarta Barat. Masih ingat Kampung Kunir? Ya, betul, kampung gusuran Gubernur Ahok.

Bukan hanya Kampung Susun Kunir, Gubernur Anies juga membangun Kampung Susun dan Kampung Susun Akuarium. Dua-duanya adalah kampung gusuran era Gubernur Ahok. Untuk memulihkan sekaligus mempercantik kampung ini, Gubernur Anies perlu waktu empat tahun.

1. Kampung Susun Kunir
Kampung Susun Kunir ini, dibangun khusus warga Pinangsia yang menjadi korban penggusuran era Gubernur Ahok. 

“Kampung Susun Kunir adalah salah satu wujud komitmen kami untuk memastikan warga mendapat hunian yang layak, ketika rumahnya harus digusur karena kepentingan politik,” ungkap Gubernur Anies.

Kampung susun ini, dihuni 33 kepala keluarga (KK) warga Pinansia. Kini, penampilan Kampung Susun Kunir tak kalah mentereng dengan Kampung Susun Akuarium.  

Baca juga  Jakarta Susul Jatim di Detik Akhir, Pembina KONI DKI: Gubernur Anies Bawa Spirit untuk Atlet

2. Kampung Susun Cakung
Kalau tak ada aral melintang, Gubernur Anies akan meresmikan Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung pada bulan ini.

Kampung yang digagas Gubernur Anies ini, berada di RW 05, Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Dibangun di tanah seluas 4.000 meter-persegi. Letaknya di lahan HPL Nomor 4 Kelurahan Jatinegara.

Sebelumnya, lahan ini digunakan beberapa pedagang dan petani kangkung. Kampung Susun Cakung itu nantinya akan ditempati 75 keluarga dari Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan yang digusur pada 2016 silam.

“Sebuah janji, Alhamdulillah hari ini mulai kita lunasi dan tunaikan sebaik-baiknya. Kita semua bersyukur, persis lima tahun satu bulan dari peristiwa akhir September 2016,” kata Gubernur Anies.

Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung merupakan Rusun Pertama di DKI yang memiliki mezzanine. Mengingatkan saja, permukiman warga Bukit Duri digusur pada 26 September 2021.

Penertiban bangunan di Bukit Duri dilakukan dalam rangka normalisasi Kali Ciliwung. Sebagian warga Bukit Duri yang rumahnya digusur kemudian mengajukan gugatan class action. Mereka menuntut ganti rugi hingga Rp 1,07 triliun.

Baca juga  Dapat Komitmen Investasi US$44,6 Miliar dari UEA, Menteri Bahlil Langsung Kerjakan 3 Hal

Selain gugatan class action, warga juga menempuh upaya hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Mereka menggugat surat peringatan penggusuran yang dikeluarkan Kepala Satpol PP Jakarta Selatan sebagai maladministrasi.  Di tingkat pertama, PTUN memenangkan warga.

Pemkot Jaksel kemudian mengajukan banding dan menang. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat baru memenangkan gugatan class action warga Bukit Duri pada 25 Oktober 2017.

Pemprov DKI tidak mengajukan banding dan akan membayar ganti rugi. Gubernur Anies berjanji membayar ganti rugi Rp18,6 miliar dan membangun kampung susun untuk warga Bukit Duri.

3. Kampung Akuarium
Kampung ini diresmikan Gubernur Anies pada 17 Agustus 2021. Lokasinya di Penjaringan, Jakarta Utara. 

“Pembangunan Kampung Susun Akuarium merupakan program strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal peningkatan kualitas kawasan permukiman dan masyarakat yang bertujuan untuk memfasilitasi warga DKI Jakarta memenuhi rasa keadilan dalam bermukim dan memenuhi kebutuhan tempat tinggal yang layak huni, nyaman dan terjangkau. Sehingga, Jakarta tidak hanya maju kotanya, tapi juga bahagia warganya,” kata Gubernur Anies dalam sambutannya.

Baca juga  Lunasi Janji, Gubernur Anies Bangun Stadion Ramah Lingkungan Termegah di Asia

Di menyebut, pembangunan Kampung Susun Akuarium merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan rasa keadilan dalam bidang permukiman warga. Sekaligus ikhtiar untuk melunasi janji kampanyenya yang juga janji kemerdekaan yang disepakati pendiri bangsa sekaligus mewujudkan sila kelima Pancasila.

Jangan lupa, Kampung Susun Akuarium digusur pada 11 April 2016. Penggusuran dilakukan karena Gubernur Ahok ingin membangun sheetpile di tempat berdirinya bangunan warga di samping Museum Bahari dan Pasar Ikan.

Namun, sejumlah warga memilih bertahan di atas puing-puing bangunan dan membangun tenda-tenda di sana. Kini, korban penggusuran telah menempati 107 unit yang berada di dua blok bangunan di Kampung Akuarium yang dibangun Gubernur Anies.

Tinggalkan Komentar