Terharu Dapat Rumah Baru, Naila Sambut Lebaran 2026 dengan Harapan Baru

Naila menikmati momen mudik perdana di rumah barunya bersama keluarga di Salodong. Rumah ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah dan pusat. (Foto: Humas Pusdiklatbangprof Kemensos)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kisah Naila, Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Kini Punya Rumah Layak Huni Jelang Lebaran
Makassar – Lebaran 1447 Hijriah menjadi momen penting bagi Naila (12), siswa Sekolah Rakyat di Makassar. Untuk pertama kalinya, ia merasakan kebahagiaan memiliki rumah layak huni setelah sebelumnya tinggal di kondisi serba terbatas.
Naila merupakan anak dari keluarga prasejahtera di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ayahnya, Syamsul (37), bekerja sebagai juru parkir dan buruh bangunan, sementara ibunya, Nurlia (35), membantu berjualan bersama neneknya. Sebelumnya, mereka tinggal di rumah sempit berukuran sekitar 5x4 meter yang berdiri di atas lahan milik orang lain dengan kondisi tidak layak.
Perubahan terjadi setelah adanya intervensi pemerintah yang merespons kondisi tersebut. Presiden Prabowo Subianto meminta agar keluarga dalam kondisi rentan segera mendapatkan hunian yang layak. Pemerintah Kota Makassar kemudian menyiapkan kawasan di Salodong untuk pembangunan rumah bagi warga.
Kini, Naila menempati rumah baru yang lebih aman dan nyaman. Ia mengaku kehidupan keluarganya berubah signifikan. Lingkungan yang lebih bersih serta fasilitas dasar yang memadai membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih baik.
“Sekarang tempatnya sudah layak dan nyaman. Kami punya rumah sendiri,” ujar Naila.
Momen menerima rumah baru menjadi pengalaman emosional bagi Naila. Ia sempat terdiam saat pertama kali melihat rumah tersebut sebelum akhirnya masuk dan menata ruangannya bersama keluarga. Rumah sederhana itu kini dilengkapi perabot dasar dan menjadi tempat yang memberi rasa aman.
Perubahan kondisi tempat tinggal juga berdampak pada kepercayaan diri Naila. Kepala Sekolah SRMP 23 Makassar, Radya, menyebut Naila kini tampil lebih percaya diri dan aktif di lingkungan sekolah.
Menurutnya, dukungan terhadap kebutuhan dasar seperti tempat tinggal memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan psikologis anak.
Lebaran tahun ini menjadi lebih bermakna bagi Naila. Ia berencana pulang kampung untuk bertemu keluarga besar dengan membawa kabar bahagia tentang rumah barunya.
Pihak sekolah turut mendukung dengan menyiapkan fasilitas mudik bagi para siswa, termasuk transportasi dan bantuan untuk keluarga.
Kisah Naila mencerminkan bagaimana intervensi sosial yang tepat dapat mengubah kehidupan keluarga prasejahtera. Bagi Naila, rumah baru bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga awal dari harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.