Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Terkait Wayang Haram, Sekum Muhammadiyah: Menunjukkan Pemahaman yang Dangkal

Wayang Haram- inilah.com
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Abdul Mu’ti (Foto Antara)

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menanggapi soal hukum wayang dalam Islam terkait ceramah Ustaz Khalid Basalamah yang menyatakan wayang haram dan harus dimusnahkan viral di media sosial.

Bagi Sekum PP Muhammadiyah Abdul Muti, ucapan tersebut menunjukkan dangkalnya pemahaman terhadap budaya Indonesia salah satunya adalah kesenian wayang.

“Pernyataan Ustadz Khalid Basalamah tentang wayang menunjukkan pemahaman yang dangkal tentang wayang,” katanya mengutip akun Twitternya @Abe_Mukti

Lebih lanjut, Mu’ti menuturkan wayang adalah sarana dakwah yang efektif dan membumi, sehingga dapat semua kalangan terima.

Bagi Muti, wayang di Indonesia merupakan kreativitas seni dan inkulturasi nilai-nilai Islam yang turut membentuk budaya luhur bangsa.

Baca juga
Khalid Basalamah Dijadikan Wayang, Ustaz Derry: Ya Allah Ampunkan Kami Semua

Bahkan, ia mendorong agar kesenian-kesenian yang berkembang dan telah mengakar di masyarakat, utamanya yang baik, mesti terus gencar tersebar sebagai bagian dari kehidupan bangsa.

Abdul Mu’ti mengatakan wayang sendiri telah berperan penting sebagai media dakwah ajaran Islam sejak jaman dahulu. “Dalam konteks sejarah dakwah Islam, wayang merupakan media dakwah yang efektif,” kata dia.

Sehingga, menurutnya kesenian wayang sendiri seyogyanya perlu dipopulerkan untuk melestarikan budaya bangsa Indonesia ke depannya. “Sekarang ini, kesenian yang berbasis dan mengakar di masyarakat justru perlu dipopulerkan sebagai bagian dari pelestarian budaya bangsa,” tutur dia.

Sebelumnya, Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Wilayah Banyumas Raya bakal melaporkan Ustadz Khalid Basalamah ke Bareskrim Mabes Polri, terkait dengan viralnya video ceramah di media sosial.

Baca juga
Khalid Basalamah: Pawang Hujan Sama dengan Dukun, Haram Hukumnya

“Kalau hanya dinyatakan dilarang (dalam Islam), itu sudah biasa. Tapi dalam anak kalimat berikutnya ada ujaran ‘lebih baik dimusnahkan’, ini sangat menyakitkan kami,” kata Koordinator Pepadi Wilayah Banyumas Raya Bambang Barata Aji.

Ia mengatakan ujaran atau pernyataan Khalid Basalamah dapat mengarah pada upaya disintegrasi bangsa, karena wayang merupakan produk seni budaya yang ditemukan pada berbagai kelompok etnik di Nusantara dengan berbagai ekspresi, mulai dari wayang purwa, wayang orang, wayang golek, wayang wali, wayang wahyu, wayang beber dan sebagainya

Tinggalkan Komentar