Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Terkepung di Dalam Mobil, Terduga Teroris Sukoharjo Tabrak Tim Densus 88

Teroris Sukoharjo
Tim Densus 88 Antiteror tembak mati terduga teroris di Sukoharjo (foto sukoharjonews)

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan tindakan tegas terukur terhadap seorang terduga teroris berinisial SU di Sukoharjo, Jawa Tengah, karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebutkan SU melakukan penyerangan terhadap petugas saat penegakan hukum dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas.

“Saat penangkapan, SU melakukan perlawanan terhadap petugas secara agresif dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas yang sedang menghentikannya,” kata Ramadhan, Kamis (10/3/2022).

Penangkapan terhadap SU dilakukan di Jl Bekonang Sukoharjo depan Cendana Oli, Jawa Tengah.

Ia mengatakan bahwa perlawanan SU tidak hanya membahayakan nyawa petugas, tetapi juga masyarakat sekitar.

Baca juga
Peran 4 Tersangka Teroris di Sumsel Sembunyikan Buronan

Menurut dia, petugas yang naik di belakang mobil double cabin yang dikemudikan SU mencoba memberikan peringatan. Namun, SU tetap menjalankan mobilnya dan melaju dengan kencang serta membawa mobil ke kanan dan ke kiri atau zig-zag dengan tujuan menjatuhkan petugas.

“Kemudian menabrak kendaraannya ke arah masyarakat yang melintas,” ujarnya.

Karena situasi yang dapat membahayakan jiwa petugas dan masyarakat, lanjut Ramadhan, petugas melakukan upaya paksa dengan melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan SU.

“Tindakan tegas terukur mengenai di punggung atas dan bagian pinggul kanan bawah,” ucapnya.

Petugas lantas membawa SU ke Rumah Sakit Bhayangkara Polresta Surakarta untuk penanganan medis. Namun, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi.

Baca juga
KPK Larang Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid Pergi ke Luar Negeri

“Selain itu, dua anggota yang terluka saat ini sedang mendapatkan perawatan di klinik Bhayangkara,” ujarnya.

Ada dugaan SU adalah anggota jaringan teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Ia juga pernah menjabat sebagai amir khidmat, menjabat deputi dakwah, dan informasi.

“Yang bersangkutan juga sebagai nasihat amir JI dan juga penanggung jawab Ilal ahmar sosiety,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar