Minggu, 03 Juli 2022
04 Dzul Hijjah 1443

Terkesan dengan Presidensi G20 Indonesia, The Global Fund Kepincut Kerja Sama

Jumat, 24 Jun 2022 - 16:18 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Terkesan dengan Presidensi G20, The Global Fund Kepincut Kerja Sama - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Direktur Eksekutif The Global Fund Peter Sands mengaku terkesan atas proses G20 di bawah kepemimpinan Indonesia. Ia pun mengucapkan selamat untuk Presidensi G20 Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Selain itu, The Global Fund juga berinisiatif menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk persiapan dan pelaksanaan The Global Fund’s 7th Replenishment Conference.

Menanggapi hal tersebut, Menko Airlangga juga mengapresiasi The Global Fund yang telah mendukung dan membantu Indonesia dalam menghadapi pandemi COVID-19. The Global Fund turut membiayai 18 laboratorium di Indonesia untuk penanganan pandemi COVID-19 dan Indonesia telah menerima US$88 juta alokasi dana bantuan dari The Global Fund.

Baca juga
Menko Airlangga: Sinergi GCRG dan G20 untuk Memastikan tak Ada Negara Tertinggal

Menko Airlangga dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan beberapa peluang kolaborasi yakni studi proyek transformasi digitalisasi kesehatan, mekanisme pendanaan kesehatan, dan transformasi pada unit pelayanan kesehatan, serta research and development pada sistem kesehatan di Indonesia.

The Global Fund merupakan penyandang dana terbesar di dunia untuk program pencegahan, pengobatan, dan perawatan AIDS, TBC, dan malaria yang berbasis di Jenewa, Swiss.

Dalam upaya penanganan COVID-19, The Global Fund telah berkontribusi sekitar US$5 miliar untuk penangan pandemi, antara lain untuk tes, treatment, pengadaan oksigen, dan genomic sequencing.

The Global Fund juga bermitra dengan COVAX untuk penyediaan vaksin Covid-19. Hingga Juni 2019, The Global Fund telah mengucurkan dana lebih dari US$41,6 miliar untuk mendukung program pendanaan AIDS, TBC, dan malaria.

Baca juga
Presidensi G20, Menko Airlangga Ingin Indonesia Berperan Aktif Atasi Tantangan Pangan

Khusus Indonesia, The Global Fund telah berkontribusi pada penanganan penyakit TBC yang memerlukan kontribusi dana sekitar US$6,9 miliar.

Menutup pertemuan tersebut, Menko Airlangga dan Direktur Sands sepakat bahwa kontribusi negara G20 untuk menjadi donor perlu ditingkatkan, khususnya jika ada pandemi di masa yang akan datang. Hal ini sejalan dengan komitmen yang diterima dari pendanaan Financial Intermediary Fund (FIF) G20 yang terkumpul US$1,1 miliar. Pemerintah Indonesia sendiri telah memberikan komitmen pendanaan FIF sebesar US$50 juta (742 miliar rupiah).

Hadir mendampingi Menko Perekonomian pada pertemuan ini, Tim Asistensi Raden Pardede dan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Amerika dan Pasifik, Plh. Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Irwan Sinaga.

Tinggalkan Komentar