Jumat, 01 Juli 2022
02 Dzul Hijjah 1443

Ternyata, Menkeu Sekelas Janet Yellen Pernah Salah Soal Inflasi

Rabu, 01 Jun 2022 - 10:00 WIB
Ternyata, Menkeu Sekelas Yellen Pernah Salah Soal Inflasi
Menteri Keuangan AS, Janet Yellen

Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengakui kesalahan di masa lalu karena meremehkan inflasi yang bikin ekonomi negeri Paman Sam morat-marit.

Pengakuan itu disampaikan Menteri Yellen pada Selasa waktu seteempat. Dia pernah menafikan ancaman inflasi di AS. Di sisi lain, Presiden Joe Biden mendukung langkah bank sentral AS (The Fed) menjinakkan inflasi.

Ditanya dalam sebuah wawancara CNN, apakah Yellen salah karena meremehkan ancaman inflasi? Yellen mengatakan: “Saya pikir saya salah tentang jalur yang akan diambil inflasi.”

“Seperti yang saya sebutkan, ada guncangan besar dan tak terduga pada ekonomi yang telah mendorong harga-harga energi dan pangan dan kemacetan pasokan yang telah mempengaruhi ekonomi kita dengan buruk yang pada saat itu tidak saya pahami sepenuhnya,” kata Yellen seraya menambahkan bahwa guncangan itu mulai dari invasi Rusia ke Ukraina hingga penguncian COVID-19 di China baru-baru ini.

Baca juga
Di Tengah Lonjakan Omicron, Kasus Harian COVID-19 di AS Tembus 1 Juta

“Jadi, guncangan ekonomi terus berlanjut, tetapi inflasi menjadi perhatian utama Presiden Biden,” ujarnya.

“Di sisi lain, Biden sangat yakin dan mendukung independensi The Fed dalam mengambil langkah-langkah meredam inflasi,” Yellen menambahkan.

Pada Selasa (31/5/2022), Presiden AS Joe Biden bertemu Ketua The Fed, Jerome Powell. “Dalam kesempatan itu, Biden sangat menghormati independensi The Fed,” kata seorang pejabat Gedung Putih.

Yellen mengatakan pemerintahan Biden mengambil tindakan untuk mencoba melengkapi upaya Fed dengan mengurangi biaya obat resep dan perawatan kesehatan dan dengan mendorong proposal di Kongres untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan.

Sementara dia mengatakan penurunan baru-baru ini dalam data inflasi inti menggembirakan, dia mencatat bahwa harga minyak tetap tinggi dan Eropa sedang mengerjakan rencana untuk melarang impor minyak Rusia. “Kami tidak bisa mengesampingkan guncangan lebih lanjut,” kata Yellen. [ikh]

Tinggalkan Komentar