Tersangka Korupsi Hilang Ingatan Setelah Operasi, Kok Bisa?

Tersangka Korupsi Hilang Ingatan Setelah Operasi, Kok Bisa? - inilah.com

Salah seorang tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah di Masjid Raya Sriwijaya, Palembang, yakni Ahmad Nasuhi mengalami hilang ingatan setelah menjalani operasi di Singapura.

“Ahmad Nasuhi sempat menjalani operasi karena ada cairan di otak, dan saat ini mengalami hilang ingatan,” kata penasihat hukum Ahmad Nasuhi, Redho Junaidi dalam keterangannya.

“Rekam medisnya ada dan lengkap. Sempat hilang ingatan sekitar satu bulanan, bahkan dia nggak ingat anak dan istrinya,” bebernya.

Redho sudah bersurat untuk penundaan penahanan karena melihat kondisi kliennya yang tak memungkinkan untuk ditahan.

Kasi Penkum Kejati Sumsel Khaidirman menuturkan bahwa pembantaran yang dilakukan oleh pihak tersangka memang wajar dan sah-sah saja dilakukan.

Baca juga  Bea Cukai Dukung Penuh Merdeka Ekspor Serentak di 17 Pelabuhan

“Nanti penyidik akan menilai, masuk dalam kriteria apa. Jika penahanan berdampak tidak baik pada tersangka maka penyidik bisa saja mengabulkan pembantaran tersebut,” ucap Khaidirman.

Ahmad Nasuhi yang menjabat sebagai Kepala Biro Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dan mantan Sekda Pemprov Sumsel Mukti Sulaiman ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya pada Rabu (16/6/2021) lalu.

Keduanya pun ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka baru dalam dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

Masjid ini mulai dibangun 2015 lalu. Dirancang berbentuk bangunan 8 hektar di atas lahan lapang seluas 15 hektar di Kecamatan Jakabaring, Palembang. Pembangunan diperkirakan menghabiskan dana Rp668 miliar.

Baca juga  Usai Unjuk Rasa Ricuh 15 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka

APBD Sumsel 2016 dan 2017 sudah mengucurkan masing-masing Rp50 miliar dan Rp80 miliar. Tapi bukannya selesai bertepatan dengan Asian Games 2018, proses pembangunannya malah mandek.

Tinggalkan Komentar