Selasa, 17 Mei 2022
16 Syawal 1443

Tesla Recall 817.000 Mobil di AS Terkait Masalah pada Fitur Keselamatan

Tesla Recall
(ist)

Tesla Inc melakukan penarikan unit untuk perbaikan, atau biasa disebut recall, terhadap lebih dari 817.000 kendaraan di AS. Pasalnya, peringatan yang dicantumkan dan dapat didengar pengendara, mungkin tidak aktif ketika kendaraan dinyalakan dan pengemudi belum memasang sabuk pengaman.

Regulator keselamatan mobil AS, NHTSA, mengatakan bahwa Tesla Model S dan Model X lansiran 2021-2022, Model 3 2017-2022, dan Model Y 2020-2022, gagal mematuhi standar keselamatan kendaraan bermotor federal tentang ‘Perlindungan Kecelakaan Penghuni’ karena bel tidak aktif.

Mengutip Reuters, Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA) untuk mengatasi masalah tersebut.

Tesla mengatakan kepada NHTSA pada 31 Januari, bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya kecelakaan atau cedera yang terkait dengan masalah ini.

Baca juga
Volvo Masih Pede Jualan Sedan di Tengah Gempuran SUV

Tesla mengatakan dalam sebuah dokumen yang diajukan ke NHTSA, Institut Penelitian & Pengujian Mobil Korea Selatan (KATRI) pada 6 Januari membawa kondisi tersebut ke perhatian Tesla.

Produsen mobil listrik AS itu menyebut pada kendaraan yang ditarik, kesalahan perangkat lunak dapat mencegah bel aktif saat kendaraan mulai dalam keadaan tertentu.

Tesla mengatakan masalah itu terbatas pada keadaan di mana bel terputus pada siklus penggerak sebelumnya dan sabuk pengaman tidak tertekuk setelah gangguan itu.

Tesla menambahkan bahwa masalah ini tidak memengaruhi lonceng pengingat sabuk pengaman yang terdengar dari aktif ketika kendaraan melebihi 22 km/jam dan sabuk pengaman pengemudi tidak terdeteksi sebagai tertekuk.

Baca juga
Jangkau Lebih Banyak Pelanggan, OLX Autos Buka Store di Surabaya

Kondisi tersebut tidak mempengaruhi keakuratan pengingat sabuk pengaman visual yang menyertainya.

Tesla telah berada di bawah pengawasan ketat dari regulator AS dan mengeluarkan sejumlah penarikan dalam beberapa bulan terakhir.

Pekan lalu, Tesla mengatakan sedang menarik 53.822 kendaraan di AS dengan perangkat lunak Full Self-Driving (Beta) yang memungkinkan beberapa model melakukan ‘perhentian bergulir’ dan tidak berhenti total di persimpangan yang menimbulkan risiko keselamatan.

Tesla akan melakukan pembaruan perangkat lunak OTA yang menonaktifkan fungsi ‘rolling stop’, kata NHTSA, demikian dikutip dari Independent.

Tinggalkan Komentar